Pangdam Jaya Tinjau Vaksinasi Pasien Komorbid di Tangerang

Hambali, Okezone · Minggu 08 Agustus 2021 13:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 08 338 2452621 pangdam-jaya-tinjau-vaksinasi-pasien-komorbid-di-tangerang-vNFn5obNP3.jpg Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji meninjau vaksinasi Covid-19 di The Springs Club Summarecon Tangerang, 8 Agustus 2021.

TANGERANG - Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi pasien komorbid dan umum di kawasan The Springs Club Summarecon Serpong, Tangerang, Minggu (8/8/21).

Secara keseluruhan ada 1.300 peserta yang mendaftar secara online. Dari jumlah itu, sebagiannya berjumlah 700 peserta merupakan pasien komorbid dengan berbagai penyakit bawaan.

BACA JUGA: Angka Kematian Covid-19 Masih Tinggi, Epidemiolog Minta PPKM Level 4 Dilanjutkan 

"Ini sesuatu yang luar biasa, kenapa? karena pagi ini di Tangerang ini sebanyak 700 orang itu adalah pasien kanker (komorbid) yang berani datang kesini untuk melaksanakan vaksin," kata Mulyo Aji.

Dijelaskannya, antusiasme kehadiran pasien komorbid kali ini memang cukup besar dibanding pelaksanaan di lokasi lain seperti yang rutin berlangsung di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta.

"Di Dharmais sudah dilaksanakan, tapi yang datang cuma sedikit, ya hanya 10 persen dari total keinginan. Nggak pada dateng. Sekarang pada dateng," terangnya.

Vaksin yang digunakan berjenis Sinovac. Pelaksanaannya sendiri terselenggara atas kerjasama Kodam Jaya, Kodim 0510/Tigaraksa, Perhimpunan Ahli Bedah Onkologi Indonesia (Peraboi), Kementerian Kesehatan, Yayasan Kanker Indonesia, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI).

BACA JUGA: Mayjen TNI Dudung Jadi Pangkostrad, Mayjen Mulyo Aji Jabat Pangdam Jaya

"Vaksin kedua 4 minggu lagi dari sekarang," jelasnya.

Dilanjutkan Mulyo Aji, secara prosentase capaian vaksin di wilayah Kodam Jaya berbeda-beda. Misalnya saja di Ibu kota Jakarta sendiri angkanya sudah mencapai 90-an persen. Sedang di wilayah Banten (Tangerang) dan Jawa Barat (Bekasi, Depok).

"Kalau Jakarta sendiri sudah 90-an persen sekian, kalau yang di luar dari ini masih belum," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Peraboi, Walta Gautama menyebut, vaksinasi bagi komorbid khususnya pasien kanker sangat penting dilakukan. Sebab, resiko kematian akibat terpapar Covid meningkat hingga 6 kali lipat bagi pasien kanker.

"Apabila pasien normal terkena Covid, itu angka kematiannya kira-kira 4 sampai 5 persen. Tapi pada pasien kanker, data di luar negeri kurang lebih 26 persen," katanya.

Salah satu peserta vaksin, Candra Dewi (45 tahun), mengaku senang akhirnya bisa mendapat vaksinasi Covid. Dikatakannya, selama ini belum ada informasi apapun untuk penyelenggaraan vaksin bagi mereka yang memiliki komorbid.

"Senang ya, karena sekarang ini walaupun saya kanker tapi ternyata Alhamdulillah bisa ikut vaksin ini," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini