Share

Penumpang di Terminal Tanjung Priok Wajib Tunjukkan Sertifikat Vaksin

Yohannes Tobing, Sindonews · Senin 09 Agustus 2021 11:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 09 338 2452947 mulai-hari-ini-penumpang-di-terminal-tanjung-priok-wajib-tunjukkan-sertifikat-vaksin-9Bjezl55xQ.jpg Terminal Tanjung Priok (Foto: Yohannes Tobing)

JAKARTA - Selama melakukan perjalanan di masa PPKM Level 4, pihak pengelola Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara mewajibkan seluruh awak bus serta calon penumpang untuk menunjukan sertifikat vaksin.

Kepala Terminal Tanjung Priok, Muzofar Surya Alam mengatakan dengan adanya aturan ini, pihaknya terus melakukan pengawasan rutin kepada para penumpang dan awak bus yang sudah berada di dalam armada.

Baca Juga:  Terminal Bus Tanjung Priok Mulai Gunakan GeNose

Menurut Zofar, apabila pihaknya mendapati calon penumpang atau awak bus yang tak memiliki sertifikat, maka akan diarahkan untuk mengikuti vaksinasi terlebih dahulu digerai vaksinasi Puskesmas atau Polsek Tanjung Priok.

Namun, jika calon penumpang ataupun awak bus tidak mau mengikuti vaksinasi, maka pihaknya tidak diperkenankan melakukan perjalanan melalui Terminal Tanjung Priok, dan uang tiket akan dikembalikan 100 persen.

"Kalau surat-surat gak lengkap, uang kita pulangkan, penumpang juga di arahkan pulang. Tapi kalau penumpang di atas mobil nanti diperiksa, kalau tidak memiliki akan di turunkan," kata Zofar saat di konfirmasi, Senin (9/8/2021).

Baca Juga:  Terminal Tanjung Priok sampai Kolong Semanggi Menggenang hingga 40 Cm

Menurut Zofar, kewajiban memiliki sertifikat vaksin bukan hanya diterapkan pada penumpang luar kota. Aturan ini juga berlaku bagi calon penumpang dan awak angkutan dalam kota maupun Transjakarta.

Sementara itu untuk calon penumpang angkutan dalam kota ditambahkan Zofar, diwajibkan untuk memiliki Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP).

"Kalau untuk dalam kota khusus Busway dan JakLingko ada tambahan satu yaitu surat keterangan resgistrasi pekerja. Yang mana menyatakan bahwa orang tersebut dalam kategori masyarakat esensial," tutupnya.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini