Viral Nakes Suntik Vaksin Kosong, Pemkot Jakut Selidiki

Yohannes Tobing, Sindonews · Senin 09 Agustus 2021 14:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 09 338 2453091 viral-nakes-suntik-vaksin-kosong-pemkot-jakut-selidiki-RSMLfGpeFI.jpg Viral tenaga kesehatan diduga menyuntikkan vaksin kosong ke warga. (Ist)

JAKARTA - Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes Jakut) Pemerintah Kota Jakarta Utara (Jakut) menyelidiki kasus penyuntikan vaksin kosong terhadap warga di Sekolah IPK, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. Kasus tersebut ramai dibicarakan setelah viral di media sosial (medsos).

"Masih dalam penyelidikan dulu," kata Kasudin Kesehatan Jakarta Utara, Yudi Dimyati, saat dihubungi, Senin (9/8/2021).

Menurut Yudi, jika terbukti suntikan itu kosong, pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada yang bersangkutan. "(Untuk sanksi) tergantung hasil tim penyidik, apakah masuk ranah pidana atau perdata," ucapnya.

Sebelumnya, video menampilkan tenaga kesehatan diduga menyuntikkan vaksin kosong viral di media sosial Twitter. Dalam video itu disebut peristiwa terjadi saat vaksinasi di Sekolah IPK Pluit Timur, Penjaringan, Jakarta Utara.

Berdasarkan rekaman video durasi 15 detik yang diunggah @Irwan2yah tersebut, terlihat warga yang menggunakan kaos berwarna putih telah menggulung lengan kiri dan siap untuk disuntik. Tak lama berselang, petugas bersiap menyuntik alat yang seharusnya telah di isi vaksin.

Dalam video tersebut pemompa suntik terlihat dalam posisi di ujung dan tanpa ada isi cairan. Meski begitu, tenaga medis tidak menggubris dan tetap menyuntik warga tersebut.

"Saya ingin berbagi informasi. Kejadian di Sekolah IPK Pluit Timur. Tgl. 6/8/21. Jam 12.30 suntikan vaksinasi, ternyata suntik kosong," tulis akun tersebut.

Baca Juga : Viral Warga Disuntikkan Vaksin Kosong di Pluit Jakut

"Setelah Protes dan cuma kata maaf, akhirnya disuntik kembali. Agar dpt diperhatikan. Sebarkan agar suster tersebut diproses," katanya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini