Anak di Bawah Umur Dijadikan Jaminan Utang, Ibu Ini Ditangkap Polisi

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Senin 09 Agustus 2021 18:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 09 338 2453227 anak-di-bawah-umur-dijadikan-jaminan-hutang-ibu-ini-ditangkap-polisi-P0gdtMP4WB.jpg Kapolres Bogor Kombes Pol Susatyo (Foto: Putra Ramadhani)

BOGOR - NH (52), ditangkap polisi karena telah membawa anak di bawah umur yang diduga untuk jaminan hutang di wilayah Kota Bogor. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan kasus ini bermula laporan polisi dari YA (64) dan istrinya MA (66) bahwa cucunya berinisial RK (5) dibawa oleh pelaku pada 6 Agustus 2021.

Saat itu, sang cucu dilaporkan telah dibawa wanita tersebut terhitung sejak 16 Juli 2021.

"Awal kejadian pada tanggal 16 Juli 2021 sekitar pukul 20.00 WIB ibu NH itu datang ke kontrakannya Bapak YA untuk menanyakan terkait dengan RK cucunya untuk dibawa bersama NH. Dan sejak saat itu Pak YA dan Ibu MA ini tidak bisa menemui cucunya kurang lebih sekitar 20 hari dari sejak tanggal 16 Juli sampai dengan 6 Agustus," kata Susatyo kepada wartawan, Senin (9/8/2021).

Baca juga: Polisi Tangkap Pencuri 400 Ikan Arwana Super Red di Bogor Senilai Rp24 Miliar

Dari situ, polisi bersama Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Kota Bogor langsung melakukan pencarian terhadap anak tersebut. Setelah ditemukan, RK langsung diserahkan kepada kakek dan neneknya.

"Hari Sabtunya pada tanggal 7 Agustus kami berkoordinasi dengan P2TP2A untuk dalam rangka pemeriksaan terhadap RK sekaligus pemulihan secara psikis dan Minggu kami mulai melakukan pemeriksaan kepada para saksi sebanyak 5 orang saksi sudah kami lakukan pemeriksaan sekaligus kami menyita akta kelahiran dan juga KK," lanjutnya.

Baca juga: Diduga Korban Tindak Kekerasan, Pemilik Warung di Bogor Ditemukan Tewas

"Tadi pagi kami melakukan pemeriksaan terhadap NH dan sore ini kami tetapkan sebagai tersangka," imbuh Susatyo.

Adapun dugaan tindak pidana yang dilakukan NH yakni Pasal 88 UU Perlindungan anak dan atau Pasal 330 KUHP yakni mengambil alih penguasaan atas anak yang belum cukup umur secara melawan hukum.

Sementara itu, motif sementara karena MA memiliki hutang terhadap pelaku sebesar Rp8,7 juta tetapi pada perjalanannya sang nenek justru harus membayar Rp 15,4 juta.

Baca juga: Pemilik Apotek yang Jual Obat Covid-19 dengan Harga Selangit Diancam Penjara 1 Tahun

"Berdasarkan keterangan dari para saksi, seolah Bapak YA berpindah-pindah tempat tinggal sehingga sebagai jaminan itu cucunya. Pak YA dan Bu MA di dalam tekanan untuk pasrah menerima cucunya diambil NH dan saat ditemukan RK dalam kondisi sehat terawat," jelasnya.

Sementara itu, MA mengaku sangat berterima kasih kepada polisi telah menyelesaikan kasus ini. Terlebih, sang cucu telah kembali di pangkuannnya.

Baca juga: Polisi Tangkap Muncikari Jual Anak untuk Pasangan Sesama Jenis

"Saya ucapkan terima kasih kepada Kepolisian Polresta Bogor yang membantu saya sampai cucu saya kembali ke tangan saya dan telah membantu saya sampai hari ini," ucapnya, terisak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini