Heboh Baju Dinas Louis Vuitton, Ketua DPRD Kota Tangerang: Bingung Kok Baru Ramai Sekarang

Hasan Kurniawan, Okezone · Selasa 10 Agustus 2021 15:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 10 338 2453680 heboh-baju-dinas-louis-vuitton-ketua-dprd-kota-tangerang-bingung-kok-baru-ramai-sekarang-1wZirJIJRI.jpeg Ruang rapat DPRD Kota Tangerang. (Foto: dprd.tangerangkota.go.id)

JAKARTA - Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo mengatakan, pihaknya tidak pernah meminta bahan baju baru anggota dewan bermerk Louis Vuitton.

Baju merk Louis Vuitton ini rencananya akan digunakan untuk pakaian dinas harian (PDH). Sedangkan Lanificio Di Calvino untuk pakaian sipil resmi (PSR), Theodoro pakaian sipil harian (PSH) dan Thomas Crown pakaian sipil lengkap (PSL).  

"Kita DPRD enggak pernah nyebut merek, itu yang perlu kita luruskan dari awal. Kedua bingung kita. Saya bingung kok ramainya pada saat ada pemenang," kata Gatot di Tangerang, Selasa (10/8/2021).

Adapun pemenang lelang baju dinas anggota DPRD Kota Tangerang itu adalah CV Adhi Prima Sentosa. Baju itu, akan digunakan oleh 50 anggota dewan. Nilai anggarannya sekira Rp675 juta. 

Menurutnya, jika pengadaan baju dinas itu ingin dipersoalkan, dilakukan saat sedang proses lelang. Bukan pada saat sudah ada pemenang lelang. Apalagi, terjadi di tengah situasi pandemi saat ini.

"Seluruh DPRD di Kabupaten dan Kota se Indonesia juga mengadakan. Termasuk DPRD Provinsi dan untuk asas keadilan, tolong dicek juga dong," pintanya.

Baca juga: Anggaran Baju Seragam Tuai Kritik, DPRD Kota Tangerang Akan Tinjau Ulang

Gatot mencontohkan, pengadaan mobil Camry untuk ketua dewan. Saat itu sampai dua kali gagal lelang, karena masih dalam proses, sehingga akhirnya dibatalkan. 

"Kemudian juga Gedung DPRD Rp40 Miliar. Kami terima kasih masukannya. Cuma kadang kita bingung kenapa ramai dan diramaikan saat ada pemenang lelang, bukan saat prosesnya," tukasnya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini