Positif Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.425, Kasus Aktif 10.519 Orang

Komaruddin Bagja, Sindonews · Selasa 10 Agustus 2021 23:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 10 338 2453904 positif-covid-19-di-jakarta-bertambah-1-425-kasus-aktif-10-519-orang-Ynobu3Scgc.jpeg Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, pihaknya melakukan tes PCR Covid-19 sebanyak 21.766 spesimen, Selasa (10/8/2021). 

"Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 16.106 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.425 positif dan 14.681 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 11.754 orang dites, dengan hasil 258 positif dan 11.496 negatif," kata Dwi di Jakarta, Selasa. 

Dwi menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu. 

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 123.444 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 518.481 per sejuta penduduk," ujarnya.

Baca juga: Satgas Ungkap 5 Provinsi dengan Kasus Covid-19 Tertinggi, Ini Daftarnya

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 163 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 10.519 (orang yang masih dirawat/ isolasi). 

Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 833.651 kasus. Hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

"Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 810.308 dengan tingkat kesembuhan 97,2%, dan total 12.824 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,5%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,0%," lanjutnya. 

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 10,8%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 15,1%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini