Share

Ketika Anies Ceritakan Sosok Bung Hatta ke Anaknya: Seorang Intelektual Pejuang

Dominique Hilvy Febiani, MNC Media · Kamis 12 Agustus 2021 14:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 12 338 2454578 ketika-anies-ceritakan-sosok-bung-hatta-ke-anaknya-seorang-intelektual-pejuang-S9ICsOZax7.jpg Anies Baswedan ceritakan sosok Bung Hatta ke anaknya. (Foto: IG @aniesbaswedan)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menceritakan sosok Bung Hatta kepada anak-anaknya. Anies memiliki koleksi buku-buku Bung Hatta di perpustakaan rumahnya. 

Hari ini, 12 Agustus adalah hari ulang tahun Dr. Drs. H. Mohammad Hatta. Negarawan dan ekonomi itu lahir di Bukittinggi pada 1902.

“Buku-buku yang saya baca di masa SMA dan masa kuliah ini yang dibahas bersama anak-anak pagi ini. Semua buku-buku lama itu hingga kini terawat rapi di perpustakaan rumah kami,” tulis Anies di akun Instagram @aniesbaswedan, Senin (12/8/2021).

Anies menyebut Bung Hatta merupakan sosok yang berintegritas tinggi, intelektual pejuang yang menghibahkan hidupnya untuk memikirkan, memerdekakan dan memajukan bangsanya.

Baca juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Anies Jadikan Sertifikat Vaksinasi Syarat Aktivitas

“Komitmen pada keadilan sosial, pada demokrasi, pada peningkatan kesejahteraan yang dikerjakan dengan prinsip kolaborasi setara. Dan begitu banyak keteladanan darinya,” tutur Anies.

Anies pun menceritakan dulu ia gemar mengunjungi salah satu perpustakaan di Yogyakarta. Buku biografi Bung Hatta adalah buku yang paling menarik perhatiannya.

“Saat masih SD dulu, sering ke perpustakaan Harian Kedaulatan Rakyat di Jl. Mangkubumi di Jogja. Salah satu buku biografi -versi untuk anak-anak- yang paling mengesankan adalah biografi Bung Hatta,” ungkapnya.

Ia menuturkan kisah perjalanan perjuangan Bung Hatta yang sangat mengagumkan. Ia menyebut Bung Hatta merupakan sosok suri teladan.

“Setelah duduk di bangku SMA dan masa kuliah, saya membaca buku-buku tentang Bung Hatta di ruang kerja kakek di rumah. Kakek memang bersahabat dengan Bung Hatta sejak zaman pendudukan Jepang hingga akhir hayatnya. Perjalanan perjuangan Bung Hatta mengesankan, pikirannya melampaui zaman, dan kesehariannya adalah teladan yang bersahaja,” katanya. 

Koleksi buku-buku tersebut diberi nama Perpustakaan Baitul Hikmah. Merujuk nama perpustakaan di era keemasan Khalifah Abbasiyah Baghdad. 

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Anies menceritakan kepada anaknya bagaimana bangsa Indonesia sekarang merasakan manfaat dari perjuangan kolektif generasi gemilang, generasi para perintis kemerdekaan. 

Ia senantiasa berdoa agar perjuangan Bung Hatta dihitung sebagai amal jariyah. “Insya Allah dari setiap gerak kemajuan di bangsa kita yang dimungkinkan akibat perjuangan Bung Hatta dihitung sebagai amal jariyahnya, dan dari sana akan mengalir pahala tanpa henti untuknya,” ucap Anies.

Ia berharap generasi penerus bangsa dapat meniru keteladanan Bung Hatta. “Semoga lebih banyak pribadi-pribadi yang akan muncul untuk mewujudkan gagasan keadilan sosial dan cita-cita kesetaraan dari Bung Hatta,” harapnya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini