Polisi Tangkap Mbah Jambrong Pengedar Uang Palsu di Bogor

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Selasa 17 Agustus 2021 03:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 17 338 2456633 polisi-tangkap-mbah-jambrong-pengedar-uang-palsu-di-bogor-5F1EAhbn05.jpg Foto: Istimewa

BOGOR - Unit Reskim Polsek Cileungsi menangkap pria berinisial SD alias Mbah Jambrong terkait peredaran uang palsu. Dari pelaku, polisi mendapati lembaran uang palsu hampir senilai 1 miliar.

Kapolsek Cileungsi Kompol Andri Alam mengatakan penangkapan itu berawal dari pengembangan kasus pengedar uang palsu berinisial AG dan AR yang ditangkap di wilayah Cileungsi Kabupaten Bogor.

"Hasil interogasi dari 2 pelaku itu (AG dan AR) membeli uang palsu dari seseorang bernama Mbah Jamrong di Kabupaten Sukabumi. Pengakuannya telah membelanjakan uang palsu itu ke-11 warung yang ada di Desa Mampir dan Desa Dayeuh," kata Andri dalam keterangannya, Senin (16/8/2021).

Baca juga: 5 Cara Bedakan Rupiah Asli dan Uang Palsu

Dari situ, polisi melakukan pengembangan dan berhasil menangkap pelaku lain yakni berinisial EH sebagai perantara dan DR sebagai pengedar. Lalu, kembali melakukan pengembangan hingga akhirnya menangkap SD alias Mba Jamrong di wilayah Bandung pada Minggu 15 Agustus 2021.

"Hasil pengembangan kasus peredaran uang palsu ada 3 orang lain yang berhasil diamankan (SD, EH dan DR). Jadi totalnya ada 5 tersangka," jelasnya.

Adapun barang bukti yang turut diamankan polisi di antaranya pecahan uang 100 ribu diduga palsu sebanyak 15 lembar, 10 bungkus rokok hasil membelanjakan uang palsu, money detector dan uang palsu lainnya dengan nominal hampir 1 miliar.

Baca juga: Sindikat Upal di Indramayu Jual Uang Palsu Rp1 Miliar Seharga Rp5 Juta

"Pasal yang disangkakan Pasal 244 dan atau Pasal 245 KUHP ancaman 15 tahun penjara," ungkap Andri.

Saat ini, polisi masih terus mengembangkan kasus peredaran uang palsu ini. Termasuk memburu pelaku lainnya berinisal AD yang masih dalam pengejaran.

"Kasusnya masih terus kita kembangkan, masih ada 1 orang yang DPO (Daftar Pencarian Orang)," tutupnya.

Baca juga: Viral Uang Pecahan 1.0, Peruri: Bukan Alat Pembayaran Sah

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini