Polisi Tidak Melarang Pembentangan Bendera di Jembatan PIK, tapi Antisipasi Adanya Kerumunan

Mohamad Yan Yusuf, MNC Portal · Rabu 18 Agustus 2021 15:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 18 338 2457350 polisi-tidak-melarang-pembentangan-bendera-di-jembatan-pik-tapi-antisipasi-adanya-kerumunan-QMus97d38G.jpg Organisasi LMP sempat berdebat dengan aparat lantaran dilarang mengibarkan bendera Merah Putih (Foto : Sindo)

JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif Darmawan mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah melarang adanya pembentangan bendera Merah Putih seperti yang terjadi di jembatan Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara pada Selasa (18/8/2021).

Menurut Guruh dalam hal ini wilayah DKI Jakarta sudah dalam kondisi membaik atau kasus Covid-19 telah menurun. Pihaknya hanya ingin mengantisipasi terjadinya kerumunan saat pembentangan bendera.

"Di lokasi, apa memang di daerah-daerah yang rawan kerumunan gitu kan yang kita hindarkan. Jakarta ini kan sudah turun positif aktifnya kan sudah turun," kata Guruh saat dikonfirmasi Rabu (18/8/2021).

"Nah, kita antisipasi jangan sampai terjadi klaster baru, kalau mengibarkan bendera silakan, setelah itu kan mengibarkan bendera enggak kita larang, kan ditempat lain tidak di situ kan," Lanjut Guruh.

Menurut Guruh, seharusnya pengibaran bendera untuk situasi saat ini memang tidak diperbolehkan yang akhirnya menimbulkan kerumunan masyarakat dan menjadi sebuah klaster baru.

"Sekarang kalau di jembatan kira kira riuh gak, orang orang kalau tiba tiba di jembatan jalan situ kan jalan satu satunya di situ. Selama mereka gak menimbulkan kerumunan atau klaster baru ya nggak apa apa gitu loh," tuturnya.

Baca Juga : Ini Penampakan Jembatan PIK yang Dilarang Dibentangkan Merah Putih

Di sisi lain, Guruh menambahkan jika situasi saat itu juga merupakan hari libur. Sehingga pada saat itu banyak warga yang melintas, untuk itu pihaknya perlu melakukan antisipasi dengan warga yang ada saat itu.

"Karena kemarenkan situasinya lagi hari libur, yang kita khawatirkan kan ada kegiatan di situ akhirnya orang orang berkumpul nah terjadi kerumunan masa nah ini yang tidak boleh terjadi," ujarnya.

Jembatan PIK memiliki panjang sekira 500 meter ini, memiliki fungsi yang menghubungkan antara PIK 1 dengan Perumahan Golf Island. Pada jembatan ini tertempel sejumlah bendera merah putih di tiap sisinya.

Pada umumnya, yang mendatangi jembatan ini mayoritas adalah warga luar Jakarta yang akan melakukan berbagai aktivitas, seperti jalan sore, bersepeda, hingga sebatas foto karena gaya estetik dan latar jembatan seperti diluar negeri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini