4 Pelaku Tawuran di Daan Mogot Ditangkap, Termasuk 2 Anak di Bawah Umur

Dimas Choirul, MNC Media · Rabu 18 Agustus 2021 16:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 18 338 2457356 4-pelaku-tawuran-di-daan-mogot-ditangkap-termasuk-2-anak-di-bawah-umur-OijB9GyHxY.jpg Kapolres Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo saat rilis kasus tawuran di Daan Mogot. (Dimas Choirul)

JAKARTA - Polisi menangkap empat pelaku konvoi berujung tawuran yang menewaskan korban L di Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Minggu (8/8/2021). Dua pelaku di antaranya masih di bawah umur.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Ady Wibowo menjelaskan, kronologi tawuran berawal dari dua kelompok saling ejek di media sosial. Keduanya adalah kelompok Bedeng dan Kamdur (Kampung Duri).

"Kemudian para pelaku dari kelompok Bedeng menuju wilayah Kampung Duri," kata Ady saat konferensi pers di kantornya, Rabu (18/8/2021).

Ady menuturkan, kelompok Bedeng datang sekitar 50 kendaraan menuju Kampung Duri. Mereka membekali diri dengan senjata tajam (sajam) berupa celurit saat tawuran.

"Singkat cerita tawuran terjadi menyebabkan satu orang meninggal. Atas nama saudara Lutfi," ucapnya.

Ady menyebut, korban mendapat luka bacokan di tangan, kaki, dan kedua paha. Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cengkareng agar mendapatkan perawatan intensif. Namun sayang, nyawa korban tak tertolong.

"Penyebab meninggal karena putusnya urat nadi atau pembuluh darah di paha sebelah kiri yang cukup dalam," ujarnya.

Pelaku Sempat Kabur

Ady melanjutkan, pihaknya berhasil menangkap empat pelaku tawuran tersebut pada Rabu (11/8/2022). Salah satu sempat melarikan diri ke Bogor, Jawa Barat. Sebagian lainnya ditangkap di wilayah Tomang, Jakarta Barat.

Baca Juga : Polisi Ciduk Pelaku Konvoi Berujung Tawuran Maut di Cengkareng Jakarta Barat

Pelaku yang ditangkap yakni DRH (18), MS (18), LNM (16), dan MRS (17). "Dua orang berstatus tersangka dan dua adalah anak sebagai pelaku lantaran masih di bawah umur 16 tahun," ujarnya.

Selain meringkus para pelaku, polisi mengamankan beberapa barang bukti berupa tiga celurit yang disembunyikan di plafon rumah.

Dua pelaku yang masih di bawah umur kekinian tengah menjalani pembinaan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Jakarta. Sementara dua tersangka lain kini tengah ditahan di rumah tahanan Mapolrestro Jakarta Barat.

Atas perbuatannya, para pelaku diancam terjerat pasal 80 ayat (3) jo pasal 76C UU RI Nomor 35 tahun 2014 dan atau pasal 170 ayat 2 ke 3e Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang kekerasan terhadap anak dan atau melakukan kekerasan secara bersama-sama di muka umum yang mengakibatkan matinya orang dengan ancaman hukuman pidana penjara di atas 14 tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini