Langgar PPKM, 40 Perusahaan di Jakbar Ditutup Sementara

Dimas Choirul, MNC Media · Kamis 19 Agustus 2021 13:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 19 338 2457815 langgar-ppkm-40-perusahaan-di-jakbar-ditutup-sementara-ie7cUt7V8J.jpg Ilustrasi penutupan tempat usaha. (Ist)

JAKARTA - Sebanyak 40 perusahaan di wilayah Jakarta Barat, ditutup sementara lantaran melanggar ketentuan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sejak 5 Juli hingga 13 Agustus 2021. Dala periode itu, total 151 disidak oleh Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Jakarta Barat.

Menurut Kepala Pengawas Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Jakarta Barat, Tri Yuni Wanto, 40 perusahaan itu terdiri ditutup secara mandiri maupun ada yang ditutup oleh petugas.

"Yang melakukan penutupan secara mandiri 22 perusahaan. Yang dilakukan penutupan oleh petugas sebanyak 18 perusahaan," kata Tri usai dikonfirmasi, Kamis (19/8/2021).

Ia menjelaskan, mayoritas perusahaan yang ditutup itu lantaran masih beroperasi, padahal tak termasuk kategori esensial dan kritikal.

Pihaknya juga menegur 11 perusahaan yang melanggar protokol kesehatan seperti melampaui jumlah karyawan sesuai ketentuan.

"Yang tutup mandiri itu karena mereka merasa melakukan pelanggaran. Nah yang ditutup petugas itu karena mereka telah melakukan kesalahan berulang," kata Tri.

Baca Juga : Dokter Reisa: PPKM Akan Terus Jadi Instrumen Kendalikan Mobilitas Selama Covid-19 Masih Ada

Ia berharap sanksi penutupan sementara ini bisa membuat perusaan lain jera dan patuh kepada protokol kesehatan. Dia juga mengimbau perusahaan yang bergerak di bidang esensial dan kritikal untuk menerapkan protokol kesehatan di lingkungan kantor.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini