Terpeleset Saat Akan Buang Air, 2 Bocah Tewas Tenggelam di Sungai Citarum Pebayuran Bekasi

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Senin 23 Agustus 2021 15:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 23 338 2459744 terpeleset-saat-akan-buang-air-2-bocah-tewas-tenggelam-di-sungai-citarum-pebayuran-bekasi-06XxpCzYdn.jpg Proses evakuasi dua bocah tewas tenggelam di Sungai Citarum oleh BPDB Kabupaten Bekasi.(Foto:BPBD Kabupaten Bekasi)

BEKASI – Dua bocah ditemukan tewas tenggelam di Sungai Citarum di Kampung Pintu, RT 002 RW 003, Desa Bantar Jaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, sekira pukul 08.45 WIB pada Senin (23/8).

Sebelum tewas, Putra (8) dan Iwan (9) dinyatakan menghilang terpeleset saat akan buang air pada Minggu (22/8) pukul 13.00 WIB.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln mengatakan, setelah dilakukan pencarian, korban pertama (Iwan) ditemukan lima kilometer dari titik lokasi pada pukul 07.10 WIB.”Korban selanjutnya bernama Putra ditemukan pada pukul 08.45 WIB, enam kilometer dari titik mereka tenggelam dan kedua korban dikonfirmasi sudah meninggal,” katanya.

Menurut dia, kedua korban tenggelam pada Minggu (22/8) sekira pukul 13.00 WIB lantaran buang air besar di sungai tersebut.Satu korban bernama Putra 8 tahun diketahui saat itu hendak buang air namun terpeleset di sungai itu, kemudian satu temannya yang bernama Iwan (9) berniat untuk menolongnya.

Baca Juga: Bocah 11 Tahun Tewas Tertabrak saat Asyik Nonton Balap Liar

Nahas, ketika hendak menolong Putra, temannya malah ikut tenggelam di sungai yang menjadi perbatasan wilayah Kabupaten Bekasi dengan Kabupaten Karawang itu. Mengetahui korban tidak pulang ke rumah pada saat itu, akhirnya kedua orang tua dari korban membuat laporan terkait anaknya yang hilang tersebut.

Kemudian, lantaran tidak ada saksi, ketika dicari oleh warga setempat, ditemukan sendal milik korban di bantaran Sungai Citarum. Mengetahui hal tersebut, Tim SAR dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mengerahkan 11 anggota BPBD di titik lokasi bocah tenggelam.

Atas temuannya itu, Henri mengungkapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban atas musibah yang menimpa buah hatinya. Kini, korban yang telah dievakuasi itu diserahkan ke pihak keluarga untuk dapat segera dikebumikan oleh pihak keluarga. Kasus ini ditangani Polsek Pebayuran.

(saz)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini