Catat! Pesepeda Dilarang Melintas 3 Ruas Ganjil Genap saat PPKM Level 3

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Selasa 24 Agustus 2021 17:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 24 338 2460477 pesepeda-dilarang-melintas-3-ruas-ganjil-genap-saat-ppkm-level-3-HawlNquDZq.jpg Foto: MNC Portal

JAKARTA - Ditlantas Polda Metro Jaya kembali memperpanjang aturan ganjil genap di Jakarta mulai 26-30 Agustus 2021 mendatang. Hal ini menyusul pengumuman pemerintah soal Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari Level 4 menjadi 3 mulai 24 Agustus hingga 30 Agustus 2021.

(Baca juga: Kala Susi dan Ganjar Terlibat 'Keributan' saat Zoom Meeting)

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menegaskan untuk para pesepeda dilarang melintasi tiga ruas ganjil genap yang terbaru.

"Untuk teman-teman yang hobi sepeda tetap tidak diperbolehkan jalur utama (Sudirman, Thamrin, dan Rasuna Said) tersebut selama PPKM level 3 sambil menunggu nanti penyebaran Covid-19 mereda," ujar Yusri saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Selasa (24/8/2021).

(Baca juga: Bertambah 19.106 Kasus, Positif Covid-19 di Tanah Air Tembus 4 Juta)

Masih kata Yusri, penerapan ganjil genap untuk menekan mobilitas serta menekan lanju penambahan kasus aktif Covid-19 di Ibu Kota.

"Kegiatan selama seminggu ke depan ini PPKM level 3 dimana sangat efektif kemarin kita lakukan. Kegiatan ganjil genap walaupun ada pengurangan lokasi dari 8 lokasi dikurangi 6 dan ditambah 1 lokasi baru jadi 3 lokasi mulai Sudirman, Thamrin dan Rasuna Said," tuturnya.

"Yang perlu kami ingatkan dan kami sosialisasikan kepada masyarakat kunci utama adalah bagaimana mengurangi mobilitas, kegiatan siang hari memang kami tidak terlalu ketat dan mudah-mudahan rakyat Jakarta sudah mengerti, tetapi pada malam hari kita akan lakukan pengetatan, sekali lagi daerah saya tegaskan Sudirman Thamrin, Rasuna Said ganjil genap," sambungnya.

Lebih lanjut, Yusri menambahkan memang terjadi pelonggaran secara selektif. Namun, operasi yustisi tetap berjalan di masing-masing wilayah.

"Pelonggaran secara selektif tetapi kegiatan-kegiatan lain masih kita laksanakan seperti operasi yustisi akan berjalan terus dan Pemda masing-masing keliling, patroli akan terus kita lakukan tempat-tempat yang jadi kerumunan kita ingatkan tetap taat terhadap prokes (protokol kesehatan), bagaimana mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini