Ganjil-Genap di Bogor Tetap Diberlakukan saat PPKM Level 3

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Selasa 24 Agustus 2021 20:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 24 338 2460543 ganjil-genap-di-bogor-tetap-diberlakukan-saat-ppkm-level-3-z0tfg7e6uo.jpg Ganjil-genap di Kota Bogor. (Foto : Putra Ramadhani)

BOGOR - Aturan ganjil-genap kendaraan dalam perpanjangan PPKM Level 3 di wilayah Kota Bogor tetap diberlakukan. Dengan check point maupun waktu pemberlakukannya akan dievaluasi setiap hari.

"Ganjil-genap masih ada. Hanya pola waktunya kita akan evaluasi setiap hari," kata Kapolresta Bogor Kota, Kombes Susatyo Purnomo Condro kepada wartawan di Balai Kota Bogor, Selasa (24/8/2021).

Meski begitu, ia melanjutkan, pembatasan mobilitas lebih menekankan pada level mikro. Itu terutama pada sektor ekomoni yang telah dilongggarkan.

"Patroli-patroli akan diperbanyak, dibantu dengan penyekatan-penyekatan. Sehingga durasi penyekatan kami tidak terlalu lama, tapi pada patroli di sentra yang memang mendapatkan pelonggaran. Apakah itu perdagangan, pasar, resto, dan sebagainya," ujarnya.

Hal tersebut untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan ataupun pelanggaran protokol kesehatan lainnya. Itu karena apabila hal tersebut terjadi, tidak menutup kemungkinan Kota Bogor kembali menerapkan PPKM Level 4.

"Kita berharap bahwa disiiplin masyarakat menahan diri 1 hari tetap dilaksanakan sehingga tidak menjadi euforia berlebihan yang akhirnya berbahaya kita bisa masuk ke Level 4 lagi," ungkap Susatyo.

Di samping itu, pihaknya juga terus melakukan percepatan vaksinasi covid-19. Saat ini terdapat 68 sentra vaksinasi di setiap kelurahan.

Baca Juga : Ganjil-Genap Menyusut Jadi 3 Ruas Jalan, Ini Alasannya

"Stragegi vaksinasi kita dorong dengan 68 sentra vaksin. Jadi setiap kelurahan sekarang sudah ada. Mulai Kamis kita akan mulai dorong. Setiap kelurahan sudah ada sentra vaksin masing-masing. Sehingga dengan pemberlakuan Level 3 ini kita menjadi disiplin, masyarakat lebih semangat untuk vaksinasi dan bisa cepat kita masuk ke zona hijau," ujarnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini