Pengemudi Taksi Online Menangis Lihat Mobilnya Diderek Petugas

Rani Sanjaya, iNews · Jum'at 27 Agustus 2021 15:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 27 338 2462161 pengemudi-taksi-online-menangis-lihat-mobilnya-diderek-petugas-KFhocEp16G.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Lantaran tak punya uang, seorang pengemudi taksi online menangis tersedu saat terjaring razia parkir liar yang di gelar petugas suku dinas perhubungan di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (27/8/2021).

Sang pengemudi yang membawa mobil sewaan itu berdalih hanya menepi sebentar untuk mengangkat telepon dari istrinya yang saat ini tengah membutuhkan uang untuk biaya makan sehari-hari.

Pengemudi taksi online bernama Adi tersebut tak mampu lagi berkata-kata saat mobil yang dikendarainya menjadi sasaran razia petugas sudin perhubungan di Jalan Benyamin Sueb.

Seketika, air matanya tak bisa di bendung ketika mengetahui jika mobilnya akan diderek petugas. Dengan berlinang air mata, Adi meminta petugas tidak menderek kendaraannya karena tidak adanya biaya untuk membayar denda.

"Saya menepi di bahu jalan untuk mengangkat panggilan telepon istri yang meminta uang untuk keperluan makan," ujar Adi.

Baca Juga : Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Asrama Brimob Pulogadung Terbakar

Kesedihannya kian bertambah lantaran mobil sewa yang di bawanya justru akan di derek petugas dengan sanksi denda sebesar Rp250 ribu.

Namun, meski telah mencurahkan keluh kesahnya, petugas tak juga memberikan toleransi dengan tetap menderek kendaraannya.

Razia dilanjutkan dengan menyisiri ruas jalan kemayoran lainnya. Petugas melakukan penderekan terhadap sejumlah mobil termasuk bak ternuka yang kedapatan parkir sembarangan di bahu jalan.

Jika sebelum masa pandemi Covid-19, denda yang dibebankan kepada pemilik kendaraan sebesar Rp500 ribu, namun selama pandemi pemerintah memberikan keringanan potongan 50 persen atau hanya di bebankan denda sebesar Rp250 ribu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini