Besok, Sekolah Tatap Muka Mulai Diadakan di Kabupaten Bogor

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Selasa 31 Agustus 2021 11:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 31 338 2463749 besok-sekolah-tatap-muka-mulai-diadakan-di-kabupaten-bogor-1iQYySTTbP.jpg Ilustrasi sekolah tatap muka. (Foto: Dok Okezone.com)

BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor rencananya akan mulai membuka Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas tingkat PAUD, SD dan SMP mulai Rabu 1 September 2021. Dalam pelaksanaanya, semua sekolah harus menerapkan protokol kesehatan ketat.

"PTM kan kemaren sudah dirapatkan. Jadi tetap bahwa seperti uji coba yang kemarin bahwa protokol kesehatan ketat dan kapasitas 50 persen. Lalu juga guru-guru dipastikan sudah tervaksin semua dan murid-murid (vaksin) sedang berjalan," kata Bupati Bogor Ade Yasin dalam keterangannya, Selasa (31/8/2021).

Penyelenggaraan PTM terbatas ini, lanjut Ade Yasin, akan berjalan dengan percepatan vaksinasi kepada pelajar. Hal ini telah sesuai aturan karena Kabupaten Bogor masuk dalam Level 3 perpanjangan PPKM.

"Sambil mereka (siswa) melaksanakan PTM, sambil kita terus menggencarkan vaksinasi. Saya kira target siswa sudah tervaksinasi semua, baru kita lega melaksanakan PTM. Kalau sekarang kita sambil jalan tapi dengan protokol kesehatan ketat. Lalu sambil divaksin juga. Karena aturannyakan sudah membolehkan, kita merespon juga keinginan para orang tua yang ingin anaknya sekolah," ungkapnya.

Baca juga: Waspada Varian Delta, Kabupaten Tangerang Belum Gelar Belajar Tatap Muka

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor Juanda Dimansyah dalam surat edarannya menyebutkan ada beberapa poin yang harus disiapkan sekolah sebelum menggelar PTM terbatas. Di antaranya disinfeksi, penyediaan tempat cuci tangan, memakai masker berlapis dan lainnya.

"Sekolah yang akan melaksanakan PTM juga harus mengajukan permohonan kepada kecamatan dan akan ditembuskan kepada Satgas Covid-19 untuk verifikasi, monitoring hingga evaluasi," ucap Juanda.

Selain itu, PTM terbatas di tingkat SD dan SMP se-derajat dapat dilaksanakan dengan peserta didik 18 siswa per kelas dan jarak minimal 1,5 meter satu sama lain. Sedangkan PAUD, maksimal 5 peserta didik per kelas dan jaga jarak juga minimal 1,5 meter.

"Sama seperti uji coba PTM pada Maret lalu, kantin, ekstrakurikuler dan kegiatan lain selain di sekolah tidak diperkenankan. Siswa membawa bekal makanan dengan alat makan sendiri," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini