Pemkot Bogor Kebut Vaksinasi Covid-19 untuk Bentuk Herd Immunity

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Rabu 01 September 2021 03:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 01 338 2464179 pemkot-bogor-kebut-vaksinasi-covid-19-untuk-bentuk-herd-immunity-hwsTPo6kG8.jpg Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim (Foto: Putra Ramadhani)

BOGOR - Pemkot Bogor terus menggenjot capaian vaksinasi untuk menyesuaikan wilayah DKI Jakarta. Hal itu sangat penting untuk menjaga masyarakat di tengah penyesuaian kebijakan pada perpanjangan PPKM, salah satunya mobilitas yang kian meningkat.

"Idealnya Jabodetabek ini speed vaksinnya sama. Jadi kalau DKI Jakarta sudah 105 persen, ya mestinya semua sama," kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Rabu (1/9/2021).

Apabila capaian vaksinasi di wilayah aglomerasi Jabodetabek sama, maka ketika ada lonjakan mobilitas tidak perlu khawatir berlebih lantaran herd immunity sudah terbentuk.

"Jadi walaupun terjadi hal-hal lonjakan wisatawan kita agak sedikit tenang," jelas Dedie.

Baca juga: 2 Opsi Terkait Pembelajaran Tatap Muka di Bogor

Mantan Direktur KPK itu menyebut capaian vaksinasi Kota Bogor sudah di atas 62 persen. Diharapkan, wilayah sekitar juga mempercepat vaksinasi.

"Hari ini aja sudah 62 persen lebih, artinya kita optimis vaksin Kota Bogor lumayan tinggi tinggal wilayah sekitar Bogor juga harus sama. Nah antispasinya tergantung, kalau asumsinya yang datang ke Kota Bogor yang datang dari DKI karena DKI sudah 100 persen mestinya nggak usah khawatir," ungkapnya.

Baca juga: Pemkot Bogor Kerahkan 3 Bus Jemput Warga untuk Vaksinasi Covid-19

Selain itu, percepatan vaksinasi juga sebagai salah satu upaya dalam rangka pemulihan ekonomi. Karena itu, pihaknya terus menggenjot agar target pada Oktober 2021 dosis pertama dapat tercapai.

"Bagaimana cara menormalkan kegiatan dunia usaha? semua harus divaksin dulu. Makanya Oktober menjadi target utama kita supaya masyarakat semuanya bisa divaksin 100 persen. Nanti kalau bisa ya 90 persen kita pertimbangkan. Kalau sudah 90 persen paling tidak ekonomi bisa melaksanakan kegiatan lebih longgar lagi," tutup Dedie.

Baca juga: Ganjil-Genap di Bogor Kembali Diperpanjang Sampai 16 Agustus 2021

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini