Mekanisme Sanksi Tilang Pelanggar Ganjil Genap, Langsung di Tempat atau ETLE

Indra Purnomo, MNC Portal · Rabu 01 September 2021 10:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 01 338 2464299 mekanisme-sanksi-tilang-pelanggar-ganjil-genap-langsung-di-tempat-atau-etle-0lhJS1Y4La.jpeg Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo. (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo menjelaskan mekanisme penilangan bagi pelanggar ganjil genap yang diterapkan di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, dan jalan HR Rasuna Said.

Polisi melakukan pemberlakuan tilang bagi pelanggar yang menerobos masuk wilayah ganjil genap mulai hari ini, Rabu (1/9/2021). Sementara, penerapan ganjil genap ini diberlakukan mulai pukul 06.00 hingga 20.00 WIB. 

Sambojo memaparkan, pihaknya akan melakukan tindakan hukum kepada pelanggar ganjil genap dengan memberlakukan dua cara. Pertama, pelanggar ganjil genap akan ditilang secara manual. Kedua, akan ditilang dengan cara Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

"Kalau ketangkap sama anggota saya di tengah (jalan), maka itu akan dilakukan penindakan dengan tilang. Jadi nanti akan ada anggota saya yang akan melakukan patroli untuk melihat apakah ada pelanggaran, termasuk juga apabila tertangkap tangan anggota-anggota yang tengah berjaga di kawasan ganjil genap," kata Sambodo kepada wartawan di bundaran Patung Pemuda Membangun, Rabu (1/9/2021). 

Baca juga: Situasi Lalin di Jalan Hos Cokroaminoto Jakpus saat Ganjil Genap Berlaku

"Tindakan hukum yang kita lakukan ini tentu nanti akan dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan menggunakan pelanggaran ETLE dan dengan menggunakan tilang secara manual," sambung Sambodo. 

Jika pelanggar menerobos wilayah ganjil genap, maka akan ditilang dengan cara ETLE. Misalkan, pelanggar memasuki wilayah ganjil genap Jalan Sudirman, polisi akan mengirimkan tangkapan gambar sebagai bukti, bahwa pengemudi kendaraan tersebut telah melanggar peraturan.

Kemudian, jika pengemudi kendaraan tertangkap basah melanggar ganjil genap oleh petugas di lapangan, akan dikenakan tilang secara manual. Namun, petugas juga akan mencocokkan apakah pelanggar ganjil genap ini sudah ditilang dengan cara ETLE atau belum.

"Nanti kita lihat, kalau ada pelanggar ganjil genap yang ketangkap oleh petugas, nanti kalau dia sudah ditilang secara manual tentu ditilang secara ETLE tidak kita kirimkan," ujar Sambodo. 

"Tapi kalau kita lihat datanya dia tidak ditilang secara manual tapi tercapture oleh ETLE, maka hasil capturean itu akan kita kirimkan ke pelanggar sebagai barang bukti terhadap pelanggaran ganjil genap," imbuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini