Kacau! Aliran Kali Busa di Bekasi Penuh Sampah, Bau Menyengat hingga 500 Meter

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Kamis 02 September 2021 12:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 02 338 2464996 kacau-aliran-kali-busa-di-bekasi-penuh-sampah-bau-menyengat-hingga-500-meter-s61VkgmsDV.jpg Foto: M Surjaya

BEKASI - Hamparan lautan sampah menyumbat saluran irigasi di Desa Satri Mekar, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi. Akibatnya, aliran Kali Busa tercemar dan sudah tidak layak komsumsi.

Sampah-sampah tersebut didominasi bekas plastik, perabot rumah tangga dan kayu-kayu yang tersangkut di bawah jembatan.

Sampah-sampah diperkirakan memenuhi aliran sungai hingga sepanjang 250 meter. Banyaknya sampah menyebabkan permukaan air di aliran irigasi tak terlihat. Bau busuk menyengat bahkan tercium dari jarak 500 meter sebelum tiba di titik tumpukan sampah yang mengular tersebut.

Tak hanya hamparan sampah saja yang kondisinya memprihatinkan di aliran Kali Busa tersebut, jembatan tepat di bawah lautan sampah tersebut nyaris runtuh. Jembatan terlihat retak hingga terbelah setengah di kedua sisinya. Meski jembatan masih berdiri, namun rusaknya akses di tengah lahan persawahan itu membuat warga khawatir untuk melintas.

Baca juga: Warga Jatimulya Kabupaten Bekasi Resah, Lautan Sampah di Kali Jambe Berbau dan Rawan Banjir

Jembatan terlihat masih berdiri dengan sampah yang menyangkut tepat di bagian bawahnya. Sementara itu, hamparan sampah tak terlihat di sisi sebelahnya. Air terlihat menghitam meski sampah-sampah tak terbawa aliran di bawah jembatan tersebut.

”Sampah-sampah ini sudah terlihat sejak 2018 lalu,” kata Lukman (56) warga Perumahan Griya Tambun.

Meski rumahnya berjarak sekira 500 meter dari titik tumpukan sampah, namun bau busuk menyengat tercium saat siang hari. Sungai irigasi di daerahnya merupakan aliran dari Kali Busa yang mengalir di kawasan Tambun Selatan. Diperkirakan sampah-sampah tersebut merupakan kiriman dari daerah lain karena terbawa arus sungai hingga bertahun-tahun tersangkut di titik tersebut.

Seorang petani bernama Dedi (54) mengharapkan pemerintah bisa mengangkut sampah-sampah di aliran Kali Busa. Pasalnya, Kali Busa merupakan sumber pengairan utama persawahan di sekitar lokasi.

“Maunya sih dibersihin ya, kan air ini bau, berpengaruh pada kualitas padi, makanya harus segera dibersihkan,” harapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini