Usai Tusuk ABK di Pelabuhan Muara Baru, Pelaku Kabur ke Majalengka

Yohannes Tobing, Sindonews · Jum'at 03 September 2021 03:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 03 338 2465384 usai-tusuk-abk-di-pelabuhan-muara-baru-pelaku-kabur-ke-majalengka-dwTL8155Ry.jpg Polisi rilis pengungkapan kasus penusukan di Muara Baru.

JAKARTA - Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana mengatakan Warjono, penjaga kapal yang menusuk ABK hingga tewas di Muara Baru, sempat kabur usai melakukan aksinya pada Kamis (5/8/2021).

Petugas menangkap Warjono pada Minggu (29/8/2021) lalu, di kawasan Majalengka, Jawa Barat yang merupakan tempat kediaman istri sirinya.

"Dia kabur ke Majalengka, di rumah istri sirinya," kata Kholis di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (2/9/2021).

Untuk menangkap pelaku, pihaknya membentuk tim yang terdiri dari anggota Polres maupun Polsek

Tim gabungan itupun kemudian menelusuri keberadaan Warjono yang kabur ke beberapa tempat setelah menusuk ABK Ari Sutrisno di wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat hingga akhirnya menemukan Warjono.

Dalam pencariannya, polisi membutuhkan waktu 23 hari untuk menangkap pelaku.

"Kami bisa mengidentifikasi keberadaan pelaku di daerah Majalengka. Atas bantuan aparat kepolisian setempat, kami berhasil mengamankan pelaku," ucap Kholis.

Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok bersama dengan Unit Reskrim Polsek Muara Baru menangkap seorang penjaga kapal di wilayah pelabuhan Muara Baru atas kasus penusukan seorang anak buah kapal (ABK).

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana mengatakan tersangka atas nama Warjono ditangkap karena telah menganiaya ABK bernama Ari Sutrisno hingga tewas di dermaga timur pelabuhan Muara Baru pada Kamis (5/8/2021) lalu.

Kholis menyebut, kasus ini bermula saat pelaku sedang bertugas menjaga kapal pada pukul 23.00 WIB. Di sekitar lokasi terdapat enam ABK datang ke tepi dermaga. Kemudian dua ABK tidur di pinggir jalan.

Melihat keberadaan ABK yang tertidur di pinggir jalan tersebut, pelakupun sempat menegur kedua ABK (tidak termasuk korban) untuk berpindah tempat.

"Oleh tersangka berusaha ditegur dan dibangunkan agar tidak beristirahat di pinggir jalan," kata Kholis di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (2/9/2021).

Karena tidak terima ditegur oleh pelaku, korban dan beberapa ABK yang tidur di pinggir jalan sempat cekcok atau berkelahi dengan pelaku yang merupakan penjaga kapal.

Pelaku sempat dipukul dua kali oleh korban, namun akhirnya pelaku menusukkan badik yang dibawanya ke tubuh korban tepatnya dibawah tulang rusuk korban sebanyak satu kali.

"Korban akhirnya meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke rumah sakit. Setelah keributan tersebut, pelaku Warjono langsung kabur," Ucap Kholis.

Dikatakan Kholis, dari hasil penyelidikan, petugas akhirnya menemukan pelaku Warjono setelah sempat kabur dari pengejaran selama 23 hari di wilayah Majalengka.

Dari tindak kejahatannya, tersangka dikenakan pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dengan hukuman pidana maksimal 7 tahun.

"Adapun barang bukti yang diamankan adalah, baju korban yang berlumuran darah, senjata tajam jenis badik yang digunakan oleh pelaku," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini