434 Perkantoran di Jakbar Disidak Selama PPKM

Dimas Choirul, MNC Media · Jum'at 03 September 2021 12:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 03 338 2465531 434-perkantoran-di-jakbar-disidak-selama-ppkm-IFskw1WkeG.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA - Sebanyak 434 perkantoran yang ada di wilayah Jakarta Barat disidak petugas sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlangsung, dari 26 Juli hingga 2 September 2021.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Barat, Tamo Sijabat mengatakan, sidak itu dilakukan guna memastikan setiap perkantoran telah menerapkan ketentuan protokol kesehatan (prokes) yang berlaku.

"Sidak dilakukan untuk memastikan penegakan prokes. Melibatkan Satpol-PP kecamatan dan kota," kata Tamo, Jumat (3/9/2021).

Baca juga: 10.678 Warga Ditindak akibat Langgar Prokes Saat PPKM di Jakbar

Dari Ke-434 perusahaan itu tercatat ada 96 perkantoran dikenakan teguran tertulis, satu perkantoran dikenakan denda administrasi, dua perkantoran di tutup dan dua perkantoran dicabut izin operasinya. Sementara 333 perkantoran lain dikenakan sanksi apapun sesuai dengan ketentuan prokes.

Dari penindakan tersebut, Tamo beserta jajarannya menerima uang denda administrasi sebesar Rp 1.000.000. Dikatakan Tamo, mayoritas perkantoran itu melanggar ketentuan esensial dan kritikal hingga mempekerjakan orang lebih dari kapasitas yang telah ditentukan.

Baca juga:  PPKM Turun Level, Pembukaan Tempat Wisata di Cilacap Diuji Coba 6 September

Ia berharap perusahaan di wilayah Jakarta Barat tetap menerapkan prokes selama beroperasi demi menghindari munculnya klaster Covid-19 di perkantoran.

"Kami tetap akan berkeliling dan melakukan penindakan di masa PPKM ini," jelas Tamo.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini