Kerumunan di Holywings Kemang Berujung Penutupan hingga Sanksi Rp50 Juta

Fahreza Rizky, Okezone · Selasa 07 September 2021 08:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 07 338 2467233 kerumunan-di-holywings-kemang-berujung-penutupan-hingga-sanksi-rp50-juta-dEWmWshE7D.jpg Bar Holywings. (Foto: MNC Media)

JAKARTA - Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan dengan video pembubaran kerumunan muda-mudi di restoran dan bar Holywings Kemang, Jakarta Selatan, di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

Kerumunan di sana pun berbuntut panjang. Petugas langsung menjatuhkan sanksi berupa pembekuan sementara izin operasional selama masa PPKM, ditambah denda administratif sebesar Rp50 juta.

Ketua Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, Arifin mengatakan, kerumunan di Holywings Kemang terjadi pada Sabtu 4 September 2021. Petugas lalu menjatuhkan sanksi agar memberikan efek jera kepada pihak manajemen. Apalagi pelanggaran telah terjadi lebih dari satu kali.

"Sesuai arahan gubernur, ini bagian dari penegakan tata tertib usaha terhadap peraturan dan merupakan upaya Pemprov DKI Jakarta dalam melindungi setiap warganya dari penularan virus Covid-19," ucap Arifin pada Senin 6 September 2021.

Sementara itu, polisi akan melakukan pemeriksaan terhadap manajemen kafe Holywings. Pemeriksaan dilakukan karena kafe tersebut melanggar protokol kesehatan beroperasi hingga tengah malam dan menimbulkan kerumunan saat PPKM.

Baca juga: Luhut Singgung Kerumunan di Holywings saat PPKM

"(Tim manajemen) Iya kita akan proses," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus.

Yusri melanjutkan. pemanggilan dilakukan untuk menegakkan aturan UU Nomor 4 Tahun 1989 tentang Wabah Penyakit Menular.

Polisi kata dia juga akan melakukan proses hukum pada siapapun yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan yang di atur dalam PPKM Level 3 di sejumlah daerah termasuk DKI Jakarta.

"Tidak akan tebang pilih bukan cuma ini saja siapapun yang melanggar protokol kesehatan dimasa PPKM Level 3 ini akan kita proses semua," tegasnya.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Panjaitan menyoroti kerumunan di Holywings. Menurut dia, tren perbaikan penanganan Covid-19 saat ini tidak boleh dirayakan dengan tindakan yang melanggar protokol kesehatan. Kelengahan sekecil apapun ujungnya akan menyebabkan lonjakan kasus.

"Seperti yang terjadi beberapa hari lalu di restoran kafe di Jakarta yang tidak patuh prokes hingga akhirnya harus dilakukan tindakan penutupan selama tiga hari ke depan," jelasnya.

"Ini adalah sesuatu yang harus kita hindari," tutup Luhut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini