Share

Parkir Sembarangan, Petugas Angkut 37 Motor di Kawasan Pluit

Yohannes Tobing, Sindonews · Selasa 07 September 2021 16:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 07 338 2467581 parkir-sembarangan-petugas-angkut-37-motor-di-kawasan-pluit-aFLQpTU5f5.jpg Dishub DKI saat tertibkan motor di pluit (foto: ist)

JAKARTA - Dalam upaya penertiban trotoar, Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Kota Administrasi Jakarta Utara menjaring puluhan kendaraan roda dua di trotoar Kawasan CBD, Jalan Pluit Selatan Raya, Penjaringan, Jakarta Utara.

Kasudin Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Utara, Harlem Simanjuntak mengatakan bahwa puluhan kendaraan roda dua tersebut diangkut melanggar aturan atau karena parkir tidak pada tempatnya.

"Ini adalah giat rutin sebetulnya sesuai dengan tugas tanggung jawab perhubungan Jakarta Utara, hari ini kita melakukan giat penertiban kendaraan yang berada di badan jalan dan trotoar khususnya kendaraan roda dua," kata Harlem di lokasi Selasa (7/9/2021).

Baca juga:  3 Kebiasaan Buruk saat Mengendarai Motor yang Harus Dihindari

Dikatakan Harlem, terdapat 37 kendaraan roda dua yang diangkut petugas ke mobil dan akan dibawa Kantor Sudinhub Kota Administrasi Jakarta Utara untuk diproses lebih lanjut sekaligus sebagai efek jera agar tidak parkir sembarangan lagi.

"Ada 37 motor di dua titik sekitar CBD Pluit. Kita angkut kendaraannya dan pindahkan ke kantor sudin perhubungan jakarta utara setelah itu kita serahkan kepada kepolisian yang punya kewenangan penegakkan hukum kendaraan pribadi dalam hal ini roda dua," tegasnya.

Baca juga:  6 Tips Aman Kendarai Motor agar Terhindar dari Virus Corona

Salah satu pelanggar mengatakan bahwa dirinya sangat terkejut ketika keluar dari kantor bank melihat motornya sedang diangkut petugas. Dirinya pun beralasan bawa tidak mengetahui bahwa tempat parkir tersebut merupakan ilegal.

"Kaget saya, tadi parkir disini, tidak tahu. Tadi saya baru dari bank urusan setor tunai. Baru sekali ini saya kena," tuturnya. Hal serupa juga dirasakan oleh pengemudi ojek online. Usai mengambil pesanan pelanggan, motornya telah berada di atas truk.

"Dari sono saya pindahin kesini, biasanya gak kena. Gak ada undang undang melarang motor taro sini. Jadi bingung saya," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini