Gegara Guru Taruh Masker di Dagu, PTM di SDN 05 Jagakarsa Diberhentikan Sementara

Dominique Hilvy Febiani, MNC Media · Selasa 07 September 2021 21:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 07 338 2467704 gegara-guru-taruh-masker-di-dagu-ptm-di-sdn-05-jagakarsa-diberhentikan-sementara-7DgJkgudyy.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA - Kasubag Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taga Radja Gah membeberkan perkara pemberhentian sementara Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SDN 05 Jagakarsa, Jakarta Selatan, hal itu dikarenakan sejumlah guru dan siswa melakukan pelanggaran protokol kesehatan (Prokes).

"Hasil divisi kita dengan Dinkes tim pokja PTM tingkat provinsi diberikan satu minggu atau 5 hari efektif kerja," ujar Taga Radja Gah kepada wartawan, Selasa (7/9/2021).

Baca juga:  Sekolah Dilarang Jualan Seragam

Taga mengatakan, pihak sekolah memiliki peran dan tanggung jawab untuk penerapan prokes ketat di masa PTM terbatas. Selain itu, apabila tidak ada kendala, SDN 05 Jagakarsa diperbolehkan dibuka kembali.

"Pihak sekolah pun sudah dipanggil, sudah pembinaan oleh bidang kesehatan. Tentunya ini bukan sesuatu yang main-main, kita benar-benar tegas untuk menegur pihak sekolah terhadap kejadian tersebut," terangnya.

Baca juga:  Pembelajaran Tatap Muka Relatif Lancar, Hanya Satu Sekolah Langgar Protokol Kesehatan

Taga menuturkan sanksi yang diberikan hanyalah pemberhentian kegiatan PTM secara sementara. Guru dan kepala sekolah juga tengah diberi pembinaan oleh pihak pemprov DKI.

Taga menuturkan bahwa sanksi yang diberikan hanya pemberhentian PTM secara sementara. Selain itu, pihak pemprov DKI membekali pembinaan kepada pihak sekolah untuk melakukan PTM sesuai protokol yang ditetapkan.

"Agar lebih memahami penerapan prokes yang ketat karena ini menjadi kesepakatan bersama baik Disdik, guru, kepsek, orang tua siswa, dan siswanya pun bahwa PTM terbatas bisa dilakukan dengan pendekatan prokes yang ketat," tuturnya.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan DKI Jakarta menemukan sejumlah guru dan siswa yang menurunkan maskernya di dagu selama PTM berlangsung.

"Karena kalaupun pelanggaran protokol kesehatan atau penggunaan masker tidak tepat, tapi tidak dilakukan oleh guru. Di videonya kan ada guru pakai masker di dagu, anak-anak juga," kata Taga.

Taga menerangkan, laporan ini berasal dari video yang beredar di masyarakat. Dalam video tersebut, terlihat guru dan siswa SDN 7 Jagakarsa tak memakai masker dengan benar.

“(Guru) bareng sama anak di dalam kelas. semestinya walau di dalam kelas tetap harus pakai (masker)," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini