Share

7 Orang Ditetapkan Tersangka Pencurian Spion Mobil Mewah di Tomang

Dimas Choirul, MNC Media · Rabu 08 September 2021 00:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 08 338 2467751 7-orang-ditetapkan-tersangka-pencurian-spion-mobil-mewah-di-tomang-XsTX8atSnR.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA - Polisi menetapkan enam orang pelaku pencurian dan satu orang penadah atas kasus pencurian spion mobil mewah di Jalan Rawa Kepa, Tomang, Jakarta Barat, Jumat 3 September 2021. Sehingga totalnya ada tujuh tersangka.

"Ketujuh orang itu sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Kanit Kriminal Umum (Krimum) Polres Metro Jakarta Barat AKP Avrilendy saat dikonfirmasi, Selasa (7/9/2021).

Baca Juga: Heboh! Dua 'Tuyul' Ini Terekam CCTV Mencuri Kotak Amal Masjid

Adapun keenam pelaku pencurian dijerat dengan Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman pidana penjara selama-lamanya tujuh tahun.

Sementara satu orang penadah dijerat dengan Pasal 481 KUHP dengan hukuman penjara selama-lamanya tujuh tahun. "Penadahan yang dijadikan kebiasaan untuk cari keuntungan," sambungnya.

Punya Komplotan 

Avril mengatakan, saat melakukan aksi pencurian di Tomang, pelaku hanya beraksi dua orang. Namun, setelah dilakukan pengembangan, ternyata pelaku tersebut tergabung dalam komplotan pencurian spion yang sudah lama beraksi di beberapa tempat berbeda.

"Ternyata hasil interogasi mereka main di TKP lain di Bonjer, itu mereka main berempat, kadang berdua bertiga," ungkap Avril.

Baca Juga:  Pemuda Berusia 16 Tahun Jadi Otak Perampokan di Tebet

Dikatakan Avril, para pelaku mengaku sudah melakukan aksinya itu hingga belasan kali. Tak ayal, dari penghasilan penjualan satu spion saja, para pelaku bisa meraup untung hingga Rp300-400 ribu.

Mereka, lanjut Avril, menjual spion itu ke salah satu penadah di wilayah Taman Sari, Jakarta Barat. "Tergantung merk, kalau avanza bisa Rp 300-400 ribu kalau yang merek-merek lebih atas yang udah otomatis gitu bisa lebih mahal," beber Avril.

Polisi juga akan terus melakukan pengembangan dari kasus pencurian sepeda motor itu. "Mungkin bisa kita kembangin lagi sih malam ini," pungkasnya.

Sebelumnya, aksi pencurian ini terekam kamera CCTV dan diunggah ke media sosial Instagram oleh Jakarta.terkini. Dalam video tersebut, tampak satu pelaku tanpa menggunakan masker memanjat pagar dan mengambil spion mobil yang terparkir di garasi rumah. Bahkan, pelaku mengambil spion dengan cara menaiki pagar dan berdiri di kap mobil tersebut.

Sementara ada satu pelaku yang berjaga di luar pagar untuk memantau situasi di sekitar lokasi. Setelah berhasil mencuri spion mobil, pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi kejadian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini