Azas Tigor: Petugas Dishub DKI yang Peras Sopir Bus Harus Disanksi

Okto Rizki Alpino, Sindonews · Rabu 08 September 2021 05:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 08 338 2467790 azas-tigor-petugas-dishub-dki-yang-peras-sopir-bus-harus-disanksi-ZjTNP0We7y.jpg Azas Tigor Nainggolan (Foto: Antara)

JAKARTA - Ketua Forum Warga Jakarta Kota (Fakta), Azas Tigor Nainggolan mendapat laporan adanya dugaan pemerasan yang dilakukan oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta. Oknum Dishub diduga melakukan pemerasan ketika terdapat rombongan bus pengangkut warga miskin sedang menuju sentra vaksinasi.

“Saya mendapat laporan dari teman Fakta yang mendampingi rombongan warga miskin untuk vaksin di Sentra Vaksin di Sheraton Media Hotel jln Gunung Sahari, Jakarta Pusat,” ujar Ketua Forum Warga Jakarta Kota (Fakta), Azas Tigor Nainggolan, dalam keterangan tertulis, Selasa (7/9/2021).

“Pagi tadi warga berangkat dari Kampung Penas, Jakarta Timur. Tapi sial bus rombongan warga distop oleh beberapa petugas Dishub Jakarta sekitar jam 09.08 WIB di depan ITC Cempaka Mas,” sambungnya.

Baca Juga:  2 Petugas Dishub DKI Diduga Peras Sopir Bus Peserta Vaksinasi

Menurut Azas, saat itu sopir bus rombongan diberikan tekanan dan berbagai alasan yang dilakukan oleh sebanyak dua orang petugas Dishub Jakarta. Saat itu, sopir dipaksa memberikan sejumlah uang sebesar Rp500 ribu.

“Jika si sopir tidak memberi yang Rp500.000 kepada petugas yang bernama S. Gunawan dan Heryanto, maka bus akan ditarik oleh Dishub Jakarta. Akhirnya kedua petugas memaksa dan sopir memberikan uang Rp500.000 baru mereka pergi meninggalkan rombongan kami,” tuturnya.

Lebih lanjut menurut penuturannya, pendamping Fakta saat itu sudah menjelaskan dan memberi tahu bahwa rombongan bus tersebut adalah warga miskin yang hendak vaksin. Namun, petugas Dishub tidak mengindahkan dan tetap memaksakan meminta sejumlah uang.

“Pemerasan ini jelas melanggar hukum dan harus mendapatkan sanksi tegas dari Pemprov Jakarta. Jelas pemerasan ini sangat memalukan dan melukai hati orang miskin karena dilakukan secara terbuka di depan rombongan warga miskin,” tegasnya.

Baca Juga:  Ngaku-Ngaku Wartawan, Bagong Peras Pedagang Sambil Bawa Golok

Selanjutnya, Azas meminta Kadishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo untuk melakukan penindakan kepada dua oknum petugas Dishub tersebut. Lebih lanjut, Azas meminta seluruh prosedur pemeriksaan dilakukan secara transparan.

“Tindakan tegas harus dilakukan secara transparan dan kami diikutsertakan sebagai saksi bahwa tindakan tegas sudah dilakukan dan diberikan kepada petugas Dishub Jakarta yang melakukan pemerasan kepada sopir bus kami,” tegasnya.

“Saya menunggu dan harus ikut menyaksikan penindakan terhadap para petugas Dishub Jakarta yang melakukan pemerasan tersebut,” sambungnya.

Terakhir, Azas juga meminta agar uang yang telah diserahkan kepada dua oknum anggota Dishub dikembalikan. Adapun pengembalian jug harus dilakukan oleh dua petugas yang meminta saat itu.

“Juga kami meminta agar uang yang diperas itu harus dikembalikan kepada kami dan diberikan oleh si petugas Dishub langsung kepada kami.” tandasnya.

Sementara, MNC Portal Indonesia masih belum mendapati keterangan dari Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo. MNC Portal sudah mencoba menghubungi namun tidak ada respon.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini