Share

Mengharukan, Video Call Napi Lapas Tangerang dengan Ayahnya Sebelum Meninggal

Hasan Kurniawan, Okezone · Rabu 08 September 2021 21:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 08 338 2468386 mengharukan-video-call-napi-lapas-tangerang-dengan-ayahnya-sebelum-meninggal-y5WV024QVL.jpg Nursin, orangtua narapidana Lapas Tangerang yang meninggal dalam kebakaran (Foto: Hasan Kurniawan)

TANGERANG - Baru beberapa jam yang lalu, Reskil Khaerul (22) menghubungi ayahnya, Nursin. Perbincangan antara anak dan ayah itu berlangsung hangat seperti biasa. Siapa sangka itu jadi perbincangan terakhir mereka.

Reskil Khaerul merupakan salah satu narapidana Lapas Tangerang yang tewas terpanggang, saat kebakaran hebat melanda salah satu penjara tertua di Kota Tangerang itu, pada Rabu 8 September 2021 pagi. Saat ditemui di Lapas Tangerang, Nursin menceritakan malam terakhirnya bersama putra pertamanya itu.

"Terakhir ketemu, semalam masih telponan jam 9 malam. Makanya gak masuk akal. Ya, ngobrol-ngobrol biasa, kebetulan keponakan ada yang kangen," kata Nursin, kepada MNC Portal, Rabu (8/9/2021).

Baca Juga:  Foto-Foto Suasana Lapas Kelas I Tangerang Pascakebakaran

Saat tengah bercerita itu, wajah bapak paruh baya ini tampak mengalami duka mendalam. Sorot matanya tampak merah dan air mata tertahan tumpah. Telponan dari penjara kerap dilakukan Reskil jika kangen dengan keluarganya.

"Biasa, ngilangin pusing dia di dalam. Saya tahu peristiwa kebakaran ini dapet informasi dari HP dari berita dan siaran langsung media. Saya tinggal di pasar Minggu, langsung ke sini," ujarnya.

Setiap kali menelepon video call, Reskil memang berada di kamar dalam penjara. Dari video call itu juga, Nursin melihat, kamar tempat anaknya di penjara itu berukuran kecil dan di isi oleh banyak narapidana narkoba.

"Memang saya juga ada firasat, 2-3 hari terakhir. Saya merasa dia hilang. Ya, hilang begitu saja," sambungnya.

Baca Juga:  5 Fakta yang Terungkap di Balik Kebakaran Lapas Tangerang

Selama perbincangan itu, Nursin mengaku anaknya tidak pernah mengeluh. Dia juga tidak pernah menceritakan situasi di dalam penjara. Namun, dia dapat mengetahuinya dari video call situasi di dalam kamar itu.

"Tidak pernah cerita kondisi di lapas, tidak pernah. Cuma memang di dalam itu banyak. Termasuk rame lah. Banyak ketawa-ketawa, cengengesan. Semalam nelpon minta pulsa. Lama juga, hampir hampir 1 jam," tukasnya.

Berdasarkan data korban tewas yang tersebar, nama Riskil Khaerul ada dalam urutan ke-38. Tertulis namanya Rezkil Khairi bin Nursin. Riskil sudah menjalani masa hukuman 2 tahun penjara. Dia anak pertama dari lima saudara.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini