Polisi Telah Periksa 22 Saksi Terkait Kebakaran Lapas Tangerang

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 09 September 2021 15:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 09 338 2468781 polisi-telah-periksa-22-saksi-terkait-kebakaran-lapas-tangerang-TtJnVViiwn.jpg Lapas Tangerang Kebakaran (Foto : Istimewa)

JAKARTA - Polda Metro Jaya menyatakan sejauh ini telah melakukan pemeriksaan saksi sebanyak 22 orang terkait dengan kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Banten.

"22 saksi sudah dilakukan pemeriksaan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (9/9/2021).

Baca juga:  Menkumham Masih Tunggu Hasil Penyelidikan Polisi Soal Terbakarnya Lapas Tangerang

Yusri memastikan, sampai dengan saat ini Puslabfor Polri masih terus melakukan pendalaman terkait dengan kebakaran Lapas tersebut. Pihaknya, juga masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Karena banyak hal diluar yang tidak benar, sudah melakukan prediksi sendiri. Sampai saat ini puslabfor inafis masih bekerja, masih terus olah TKP, untuk alat alat bukti yang ada itu bisa mengetahui sumber apinya," ujar Yusri.

 Baca juga: Tim DVI Berhasil Identifikasi 1 Korban Kebakaran Lapas Tangerang

Yusri mengakui, sampai saat ini, penyidik sudah mulai menemukan titik terang. Namun, temuannya harus perlu dilakukan kembali pengujian laboratorium forensik.

"Arah kesana sudah ada titik terangnya tapi ini masih perlu melakukan pengujian secara laboratoris dari teman-teman Puslabfor. Jadi jangan ada yang berandai-andai kemudian juga dari reserse juga sama krimum Polda Metro dibackup Mabes, sudah melakukan penyelidikan," tutur Yusri.

Diketahui, kebakaran hebat melanda Lapas Kelas I Tangerang, sekira pukul 01.50 WIB, Rabu 8 September 2021. Sebanyak 44 orang menjadi korban tewas akibat kebakaran tersebut. Sementara, 81 orang mengalami luka-luka, diantaranya 73 luka ringan dan delapan luka berat.

Pihak terkait memutuskan bahwa, 41 jenazah yang tewas dilakukan proses identifikasi di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Pihak RS pun mendirikan posko Ante Mortem, agar pihak keluarga bisa memberikan data guna mempercepat proses pencocokan identitas.

Amuk si jago merah sendiri muncul lantaran diduga terjadinya korsleting listrik. Lapas Kelas I Tangerang berisikan 2.072 orang. Lokasi yang terbakar berada di Blok C yang dihuni oleh 122 orang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini