Share

MUI Tegaskan Petasan Bungkus Alquran di Ciledug Haram

Hasan Kurniawan, Okezone · Minggu 12 September 2021 15:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 12 338 2470125 mui-tegaskan-petasan-bungkus-alquran-di-ciledug-haram-qO9OykPUuz.jpg Sobekan Alquran dijadikan pembungkus petasan. (Foto: @viralciledug)

TANGERANG - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang menyatakan, petasan dengan bahan Alquran di Ciledug, Kota Tangerang, hukumnya haram. Bahkan, mengarah pada penistaan agama. 

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Umum MUI Kota Tangerang, Ahmad Baijuri Khotib. Menurutnya, tidak boleh memakai Alquran sebagai bungkus petasan. Karena membuat kesucian Alquran jadi tercemar.

BACA JUGA: Petasan Dibungkus Lembar Al Quran, Polisi Lakukan Penelusuran 

"Itu jelas haram. Kalau dengan sengaja, maka penistaan agama," kata Baijuri, kepada Sindonews, Minggu (12/9/2021).

Dilanjutkan dia, sedangkan kepada warga yang terlanjur beli dan tidak tahu jika petasan itu dibuat dari bahan kertas Alquran, maka enggak kena hukum. Karena, orang itu tidak mengetahuinya.

"Kalau yang beli, terus dibakar dan enggak tahu bungkusnya itu, ya enggak kena hukum. Paling dari hukum mubadzir gunain petasan atau ganggu orang," sambung Baijuri lagi.

BACA JUGA: Sobekan Lembar Al-Quran Jadi Bungkus Petasan, Muhammadiyah: Pelaku Harus Diproses Hukum! 

Sebelumnya diberitakan, warga Parung Serab, RT01/06, Ciledug, Kota Tangerang, mendadak dihebohkan dengan petasan yang dibuat dari kertas diduga Alquran. Petasan ini pun terungkap setelah dibakar diacara hajatan warga.

Tampak dalam video yang diterima Sindonews, warga terkejut saat mengetahui kertas yang dilapis warga merah putih itu ternyata berisi tulisan Alquran. Video ini pun viral setelah diunggah Instagram @viralciledug.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini