Ditipu karena Uangnya Tak Kunjung Digandakan, 2 Pelaku Bunuh Korban

Isty Maulidya, Okezone · Senin 13 September 2021 13:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 13 338 2470530 ditipu-karena-uangnya-tak-kunjung-digandakan-2-pelaku-bunuh-korban-8diV1nMH34.jpg Kapolresta Tangerang rilis kasus pembunuhan yang dipicu penipuan. (Isty Maulidya)

TANGERANG - Jajaran Polresta Tangerang Kota menangkap dua pria berinisial W dan D karena menghabisi nyawa seorang kakek berinisial T (62) di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang. Motif pelaku melakukan pembunuhan itu lantaran sakit hati telah ditipu korban.

Kapolres Kota Tangerang, Kombes Wahyu Sri Bintoro mengatakan, peristiwa itu terjadi pada 21 Agustus 2021, pukul 23.00 WIB. Korban disebut-sebut pernah menjanjikan bisa menggandakan uang kepada pelaku.

"Pelaku ini ada tiga orang. Dua berhasil diamankan, satunya lagi masih dalam pengejaran. Mereka nekat menghabisi nyawa korban karena sakit hati usai ditipu oleh pelaku dengan modus dapat menggandakan uang dalam waktu 24 jam," katanya pada Senin (13/9/2021).

Korban awalnya menawarkan kemampuannya menggandakan uang hingga akhirnya pelaku tergiur. Pelaku W dan D kemudian menyerahkan sejumlah uang tunai dengan harapan mampu digandakan hingga miliaran rupiah.

"Jadi, pelaku tahu korban ini dari omongan masyarakat. Yang mana korban bisa gandakan uang. Mereka tergiur dan langsung menyambangi korban di kediamannya. Pelaku W dan D pun telah membawa uang tunai. Untuk W senilai Rp60 juta dan D senilai Rp8,2 juta," ujarnya.

Korban menjanjikan dapat menggandakan uang W hingga Rp20 miliar, sementara D dijanjikan mendapatkan uang senilai Rp2,5 miliar. Korban juga meminta para pelaku untuk menjalani ritual berupa semedi dan mandi air laut agar uang tersebut bisa segera digandakan.

Baca Juga : Modus Bayar Utang Rp900 Juta, Pria Ini Malah Hendak Bunuh Korbannya

"Mereka harus jalani ritual, berupa semedi dan mandi air laut yang ada di Pantai Jayanti. Lalu, dalam waktu 24 jam uang tergandakan," ucapnya.

Tapi nyatanya, uang tersebut tidak kunjung tergandakan dan diterima para pelaku hingga, mereka kesal dan sakit hati. Para pelaku kemudian mendatangi rumah korban di malam hari dan membekap korban hingga kehabisan napas.

"Karena tidak kunjung dapat uangnya, mereka nekat menghabisi nyawa korban demgan cara mengikat tangan dan kaki, kemudian membekap korban menggunakan bantal, hingga korban tewas kehabisan napas," ucapnya.

Para pelaku juga mengambil barang milik korban berupa handphone dan kendaraan roda dua. Kini, mereka masih diamankan di Mapolres Kota Tangerang dan dikenakan Pasal 338 KUHP dan 365 KUHP dengan ancaman seumur hidup atau hukuman mati.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini