Dinkes DKI: Tak Usah Pilih-Pilih Vaksin, Semua Sehat, Aman dan Berkualitas

Komaruddin Bagja, Sindonews · Rabu 15 September 2021 14:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 15 338 2471741 dinkes-dki-tak-usah-pilih-pilih-vaksin-semua-sehat-aman-dan-berkualitas-ayNMN4Hs7C.jpg Ilustrasi (Foto: Freepik)

JAKARTA - Kasi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ngabila Rahma menegaskan, semua jenis merk vaksin Covid-19 yang ada di Indonesia memiliki kualitas yang baik.

Sebelum diberikan ke masyarakat, vaksin yang datang di Indonesia dikarantina terlebih dahulu untuk pemeriksaan keamanan di PT Bio Farma. "Vaksin berbagai merk semua merk vaksin itu aman sehat bermanfaat berkualitas," ujar Ngabila Rahma di Jakarta, Rabu (15/9/2021).

Ia pun meminta kepada masyarakat untuk tidak pilih-pilih vaksinasi saat akan disuntik vaksin Covid-19. Diterangkan Ngabila, vaksin ini sangat penting untuk menciptakan kekebalan daya tahan tubuh dari serangan Covid-19.

Baca Juga:  Motivasi Daerah, Satgas Sebut Capaian Vaksinasi Jadi Penentu Level PPKM

Jika vaksinasi telah lengkap, maka gejala berat dapat segera ditangani. "Jadi gak usah pilih-pilih merk vaksin apapun. Insya Allah kalau kita sudah 2 dosis lengkap vaksin kita akan selamat kalau kita positif Covid," ucapnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan mengejar capaian vaksinasi sebesar 14 juta orang yang beraktivitas di Ibu Kota. Hal tersebut untuk menciptakan herd Immunity atau kekebalan kemunitas, sehingga memudahkan pemerintah dalam menyelesaikan Covid-19.

"Harapan kita nantinya tidak hanya 11 juta penduduk DKI, tapi 14 juta penduduk yang beraktivitas di DKI," urainya.

Baca Juga:  Viral Santri Langsung Menutup Telinga saat Dengar Suara Musik

Karena kata dia, karena menyelesaikan wabah Herd Immunity masih sangat terpakai konsepnya. Untuk mengkebut capaian vaksin 14 juta Pemprov DKI menggelar vaksinasi bagi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) atau gelandangan dan masyarakat marginal, agar kekebalan komunitas di Jakarta semakin cepat tercapai.

"Kita lakukan vaksinasi malam hari dengan PKl, asongan, pemulung tunawisma itu semua kita sisir agar kita pastikan no one left behind," tutupnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini