Katanya untuk Jaga Diri, Pelajar di Bogor Bawa Celurit dan Pedang

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Rabu 15 September 2021 17:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 15 338 2471894 katanya-untuk-jaga-diri-pelajar-di-bogor-bawa-celurit-dan-pedang-FLF3RAYlVK.jpg Pelajar kedapatan bawa celurit dan pedang (Foto: Okezone.com/Putra RA)

BOGOR - Satgas Pelajar mengamankan belasan pelajar SMK yang diduga akan tawuran di Margajaya, Bogor Barat, Kota Bogor. Dengan alasan untuk jaga diri, dari tangan mereka, didapati dua bilah senjata tajam jenis celurit dan pedang.

Anggota Satgas Pelajar Kota Bogor Martin mengatakan para pelajar itu diamankan sekira pukul 15.00 WIB. Kala itu, pihaknya sedang berpatroli ke wilayah perbatasan Kota Bogor mencurigai pelajar yang mondar-mandir menggunakan sepeda motor.

"Kami lagi pantauan wilayah, kami lihat anak-anak keliling indikasinya nyari lawan," kata Martin, kepada wartawan di Polsek Bogor Barat, Rabu (15/9/2021)

Setelah dilakukan penggeledahan, didapati dua senjata tajam jenis cerulit dan pedang dari dalam tas mereka. Hasil pemeriksaan, para pelajar itu diduga hendak mencari lawan sekolah lain di Kota Bogor.

"Semuanya dari SMK wilayah Kabupaten Bogor indikasinya mencari musuh di Kota Bogor. Ada 12 anak tapi yang satu sudah tidak sekolah," jelasnya.

Sebenarnya, tambah Martin, wilayah Kota Bogor belum menggelar pembelajaran tatap muka (PTM). Tetapi, tak jarang pelajar dari wilayah lain yang datang sehingga memicu terjadinya aksi tawuran.

"Sebetulnya untuk PTM di Kota Bogor belum mulai. Cuma kalo di Kabupaten Bogor sebagian besar sekolah sudah mulai PTM dan disayangkan sering kali kejadian memang yang awal mula pelajar dari kabupaten yang main ke dalam kota," ungkap Martin.

Karena itu, pihaknya mulai kembali melakukan patroli rutin untuk mencegah terjadinya tawuran pelajar. Dalam bulan ini saja, setidaknya sudah terdapat tiga kejadian pelajar yang diduga hendak tawuran.

"Kami tentunya sedemikian rupa menyambut dan antisipasi PTM ini. Dikhawatirkan anak-anak euforia dan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," tegasnya.

Baca Juga : Satu Keluarga Jatuh ke Sungai, Sang Ayah Sempat Menggelantung di Jembatan

Sementara itu, salah satu pelajar yang berhasil diamankan berinisial RK mengaku membawa senjata tajam hanya untuk berjaga-jaga. Dirinya sudah kembali masuk sekolah sejak sepekan lalu. "Cuma buat jaga-jaga aja pak, saya tadi diajak ngopi aja. Iya (sudah masuk sekolah) seminggu," ucap RK.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini