Bima Arya Optimis Vaksinasi Dosis Pertama di Bogor Capai 100%

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Rabu 15 September 2021 19:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 15 338 2471936 bima-arya-optimis-vaksinasi-dosis-pertama-di-bogor-capai-100-5eU1ePcy3v.jpg Wali Kota Bogor Bima Arya (Foto : Humas Pemkot Bogor)

BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto optimis target vaksinasi  Covid-19, dosis pertama untuk warganya tuntas 100% pada akhir September 2021. Dengan catatan, ketersediaan vaksin tetap lancar.

"Secara keseluruhan kita sangat optimis vaksinasi dosis satu Kota Bogor tuntas bulan September 2021 dan ini melampaui target vaksinasi yang dicanangkan Presiden Joko Widodo bagi kawasan aglomerasi," kata Bima saat meninjau vaksinasi Perbarindo di Puri Begawan, Kota Bogor, Rabu (15/9/2021).

Bima mengatakan, melihat data yang terbaru dari Dinas Kesehatan Kota Bogor, situasi Kota Bogor sudah sangat membaik. Salah satunya angka Bed Occupancy Rate (BOR) atau keterisian tempat tidur sudah di bawah 10 persen dan capaian vaksinasi sudah mencapai 73 persen untuk dosis pertama.

"Awal vaksinasi, Pemkot Bogor hanya menyediakan beberapa sentra vaksin besar, kemudian dibagi menjadi 18 sentra vaksin dan sekarang lebih disebar dengan pembagian tim hasil belajar dari situasi, tahapan dan pengalaman yang dihadapi," ungkapnya.

Untuk membantu dan mengakselerasi, para kepala dinas diperintahkan untuk turun menjadi direktur vaksinasi. Hal ini diyakini Bima sebagai rahasia 'ngebut' vaksinasi di Kota Bogor yang awalnya peringkat bawah menjadi pertama di Jawa Barat.

Sementara, lanjut Bima, untuk kaitan penurunan status PPKM dari Level III ke Level II salah satu variabelnya adalah percepatan vaksinasi. Menurut aturan, untuk bisa turun ke level II catatannya adalah semua daerah di kawasan aglomerasi capaian vaksinasinya minimal sudah mencapai 50 persen.

Baca Juga : Tahanan Perempuan Ditemukan Meninggal di Penjara

"Yang menjadi catatan, Kota Bogor tidak bisa turun ke level II karena capaian vaksinasi daerah terdekat atau kawasan aglomerasi masih jauh dibawah capaian minimal vaksinasi yang ditentukan. Kota Bogor sejak awal memiliki target agak ambisius, September 2021 dosis satu harus selesai. Dalam hitungan kita Insya Allah minggu depan bisa 90 persen," ungkapnya.

Bima juga menegaskan vaksinasi menjadi kunci untuk relaksasi kegiatan ekonomi yang sudah mulai bergerak. Jika dilihat, warga sudah mulai kembali beraktivitas normal, namun demikian himbauan senantiasa disampaikan untuk mengingatkan semua pihak agar selalu waspada dan akan lebih bahaya jika tidak diimbangi dengan percepatan vaksinasi.

Dari capaian target vaksinasi, menurut Bima ada satu pekerjaan rumah yang diingatkan oleh Menko Maritim dan Investasi, yakni ikhtiar vaksinasi bagi lansia agar lebih tingkatkan. Mengingat, hal tersebut menjadi salah satu indikator untuk status aglomerasi.

"Ini menjadi PR bagaimana untuk meyakinkan dan memobilisasi para lansia agar mau di vaksin. Disamping itu Kota Bogor saat ini tengah fokus vaksinasi para pelajar untuk mengejar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas," tutur Bima.

Pada kesempatan tersebut, kembali mengingatkan untuk tetap dan selalu waspada terhadap situasi yang ada. Selain itu, dirinya juga mengingat dua varian baru dari virus Covid-19 yaitu Mu dan Lambda namun berdasarkan catatan di banyak negara, kedua varian tersebut 'kalah preman' dengan varian Delta.

"Tetapi kita tidak pernah tahu karena banyak misteri di pandemi Covid-19, yang pasti kita melakukan apa yang mesti dilakukan. Pastikan protokol kesehatan ditegakkan, warga tidak lalai dan vaksinasi di akselerasi. Pemkot tidak bisa sendiri, apresiasi kami untuk semua pihak yang membantu," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini