PTM Digelar Tiap Hari, Wagub DKI : Tunggu Kemendikbud

Dominique Hilvy Febiani, MNC Media · Kamis 16 September 2021 05:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 16 338 2472060 ptm-digelar-tiap-hari-wagub-dki-tunggu-kemendikbud-ibeSwnRvt4.jpg Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria. (Foto : Okezone/Fakhrizal Fakhri)

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza), mengatakan, hingga saat ini pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) dilakukan setiap hari masih dibahas. Pihaknya pun masih menunggu keputusan dari Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

“(PTM) yang tiap hari nanti masih dipertimbangkan ya tunggu dari Kementerian Pendidikan,” kata Ariza di Balai Kota, Rabu (15/9/2021).

Ariza mengimbau orangtua senantiasa memastikan anak-anaknya yang mengikuti PTM mematuhi protokol kesehatan (prokes), terutama selama di perjalanan menuju ke sekolah.

“Jadi para orang tua semua kita bersama bersinergi positif berkolaborasi bekerjasama saling membantu saling mengingatkan saling memastikan semua proses protokol kesehatan dilaksanakan dengan baik mulai dari rumah di sekolah dan yang paling penting di perjalanan dari rumah ke sekolah,” katanya.

Ariza mengungkapkan, PTM selama ini berjalan dengan baik dan sesuai dengan SOP.

“PTM berlangsung dengan baik alhamdulillah tidak ada masalah dan kendala yang berarti,” ucapnya.

Pemprov DKI akan menerapkan PTM secara secara bertahap dan ia berharap agar semakin banyak sekolah yang dapat melaksanakan PTM di Jakarta.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa selesaikan 1500 lagi insya Allah mudah-mudahan di akhir tahun bisa sekolah mengikuti semakin banyak dan semakin banyak siswa yang bisa mengikuti PTM,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan agar tidak terjadi klaster Covid-19 baru di Jakarta.

Baca Juga : PTM Digelar Tiap Hari, Wagub DKI : Tunggu Kemendikbud

“Namun demikian, tentu kita harus tetap berhati-hati, waspada jangan euforia, jangan anggap enteng. Kita belajar dari negara negara lain di dunia ketika dimulainya PTM kemudian terjadi peningkatan Covid-nya,” tuturnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini