Polisi Berlakukan Crowd Free Nigth di Kawasan Kota Tua Malam Ini

Antara, · Kamis 16 September 2021 20:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 16 338 2472566 polisi-berlakukan-crowd-free-nigth-di-kawasan-kota-tua-malam-ini-IxM8zDJ8O4.jpg Polisi berlakukan crowd free nigth di kawasan Kota Tua (Foto: Antara)

JAKARTA - Polisi mulai memberlakukan malam bebas kerumunan atau "crowd free night" (CFN) di kawasan Kota Tua, Taman Sari, Jakarta Barat pada Kamis (16/9/2021) malam ini. Kebijakan ini diberlakukan guna mengantisipasi kerumunan warga yang kerap terjadi di wilayah Kota Tua.

"Kita buat CFN itu untuk mengalihkan arus lewat samping sebelum Daihatsu (Jalan Kunir)," kata Kapolsek Taman Sari AKBP Iverson Manossoh saat dikonfirmasi di Jakarta.

Baca Juga:  Polda Metro Jaya Bakal Perluas Kawasan Crowd Free Night

Penerapan ini berawal dari uji coba yang diterapkan pihak kepolisian sejak Rabu 15 September 2021 malam lalu. Karena dirasa efektif mengurangi kerumunan, maka kebijakan itu dilanjutkan polisi.

Iverson mengatakan selama CFN, Jalan Kunir akan ditutup untuk umum pada pukul pukul 22.00 WIB sampai 04.00 WIB. Warga yang biasa melewati wilayah tersebut dialihkan untuk memutar di Jalan Cengkeh.

Setelah lokasi itu ditutup, petugas tiga pilar yang terdiri dari Polri, TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan bertugas menjaga lokasi.

Mereka nantinya akan membubarkan kerumunan warga maupun pedagang kaki lima (PKL) yang kerap beraktivitas di wilayah Kota Tua. Saat ditanya sampai kapan kebijakan ini akan berlangsung, Iverson belum bisa memastikan hal tersebut.

Baca Juga:  Polisi: 639 Kendaraan Terjaring Crowd Free Night di DKI Jakarta

Di saat yang sama, Kasatpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat memastikan anak buahnya akan melakukan penjagaan di lokasi selama CFN. Bahkan, petugas akan ditambah untuk memantau kawasan Kota Tua demi memecah kerumunan warga.

"Sabtu Minggu kita bagi dua shift. Shift pertama itu 40 orang dan shift kedua 60 orang," kata dia.

Dengan kebijakan ini, Tamo berharap aktivitas warga yang menimbulkan kerumunan di wilayah Kota Tua bisa berkurang sehingga penyebaran Covid-19 bisa dihindari.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini