DKI Catat 176 Kasus Positif Covid-19

Komaruddin Bagja, Sindonews · Kamis 16 September 2021 23:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 16 338 2472626 dki-catat-176-kasus-positif-covid-19-ZGlONmxcF6.jpg Ilustrasi (Dok Okezone)

JAKARTA - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia menjelaskan, berdasarkan Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memeriksa 18.932 spesimen terkait Covid-19 melalui tes PCR.

"Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 16.660 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 176 positif dan 16.484 negatif. Selain itu, dilakukan tes antigen hari ini sebanyak 1.217 orang dites, dengan hasil 10 positif dan 1.207 negatif," katanya kepada wartawan, Kamis (16/9/2021).

Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen). Artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 121.457 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 568.964 per sejuta penduduk," tuturnya.

Baca Juga : Kasus Covid-19 Menurun, Jokowi Ingatkan Daerah di Sumut Tetap Hati-Hati

Jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 175 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 3.114 (orang yang masih dirawat/ isolasi). Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 855.600 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 839.022 dengan tingkat kesembuhan 98,1%, dan total 13.464 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,3%.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 1,4%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 14,1%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini