Gratis! Masyarakat Diperbolehkan Naik Bus Listrik saat Uji Coba

Dominique Hilvy Febiani, MNC Media · Jum'at 17 September 2021 16:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 17 338 2472985 gratis-masyarakat-diperbolehkan-naik-bus-listrik-saat-uji-coba-AXgkwTa2uJ.jpg Bus Listrik (Foto: Kemen BUMN)

JAKARTA - PT Transportasi Jakarta bekerjasama dengan Agen Penyedia Bus (APM) PT Higer Maju Indonesia (HMI) menghadirkan bus listrik yang aman dan nyaman bagi pelanggan. Untuk mengenalkan ke masyarakat, bus listrik ini akan diuji coba kepada publik secara cuma-cuma atau gratis.

Petugas Layanan Bus Listrik Transjakarta, Rizki Cahyadi mengatakan bahwa spesifikasi bus listrik Higer tidak berbeda jauh dengan bus Transjakarta pendahulunya. Namun, ada beberapa ketentuan terkait kapasitas penumpang bus listrik tersebut.

“Spesifikasi gak beda jauh ya, kalau untuk Higer ini kapasitas di dalam bus ini ada 34 kursi, namun sekarang kan masih pandemi PPKM level 3 pelanggan kita batasi dengan kursi yang tersedia yang boleh diduduki hanya 25 untuk pelanggan yang berdiri hanya 7 sesuai dengan stiker imbauan lisensi,” katanya Rizki kepada MNC Portal Indonesia (17/9/2021).

“Kalau perbedaan sih sedikit ya, kalau bus listrik ini kapasitasnya agak lebih besar ya, kalau yang kemarin gak beda jauh juga paling beda 30 KWH kecepatannya,” tambahnya.

Baca Juga: Mulai Besok, Pemkot Bogor Uji Coba Bus Listrik Gratis Selama Satu Bulan

Bus ini memiliki akses pintu naik dan turun yang luas untuk pelanggan, pengguna kursi roda pun bisa dengan leluasa memasuki bus dari pintu depan maupun pintu belakang. Pengguna kursi roda juga memperoleh area yang lebih luas di dalam bus dibandingkan area kursi roda di bus terdahulu.

Para penumpang bus listrik ini tidak dikenakan biaya alias gratis. Rizki mengatakan, jadwal operasional setiap hari mulai dari jam 8.00 hingga 20.00 WIB.

Uji coba bus listrik merek Higer ini selaras dengan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk transportasi Jalan yang dikeluarkan pada 8 Agustus 2019 lalu.

Baca Juga:  Transjakarta Operasikan 100 Bus Listrik, Perum PPD Pamer Buatan Lokal

Selain itu, juga merujuk pada Instruksi Gubernur DKI Nomor 66 Tahun 2019 mengenai Pengendalian Kualitas Udara di Jakarta dan menjadi mandat kami dalam Kegiatan Strategis Daerah (KSD) Nomor 71 tentang Pengendalian Pencemaran Udara dengan rencana implementasi armada transportasi yang ramah lingkungan.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini