Isak Tangis Warnai Kedatangan Jenazah Pilot Rimbun Air Kapten H. Mirza di Bogor

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Jum'at 17 September 2021 19:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 17 338 2473088 isak-tangis-warnai-kedatangan-jenazah-pilot-rimbun-air-kapten-h-mirza-di-bogor-PH1DAZFdpx.jpg Serah terima peti jenazah pilot Rimbun Air ke keluarga. (Foto: Putra R)

BOGOR - Isak tangis keluarga mewarnai kedatangan jenazah pilot Rimbun Air, H. Mizra di rumah duka di Komplek AURI, Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Almarhum dimakamkan keluarga di Taman Makam Bahagia Lanud Atang Senjaya.

Pantauan MNC Portal, jenazah tiba di rumah duka sekira pukul 17.10 WIB, Jumat (17/9/2021). Beberapa anggota TNI AU Atang Senjaya Bogor langsung menggotong peti jenazah H. Mirza dari dalam ambulans. 

Kemudian, beberapa rekan sesama pilot almarhum memberikan penghormatan terakhir. Sebelum disemayakam, sempat dilakukan prosesi serah terima jenazah dengan pihak keluarga.

Isak tangis keluarga pecah ketika anak perempuan dari almarhum H. Mirza dan sang istri melihat peti jenazah. Air mata kedunya semakin tak terbendung lagi ketika penyerahan secara simbolis foto almarhum semasa hidup kepada keluarga.

Baca juga: Pilot Pesawat Rimbun Air yang Jatuh di Papua Dinas 11 Tahun di Lanud ATS Bogor

Setelah itu, jenazah dibawa ke dalam rumah duka dan selanjutnya disholatkan di masjid sekitar. Jenazah almarhum dimakamkan di Taman Pemakan Bahagia Lanud Atang Senjaya Bogor.

"Dimakamkan di sini (Lanud Atang Senjaya), karena beliau mantan AURI akan dimakamkan di pemakaman AURI," kata Managing Director Rimbun Air Romdani kepada wartawan, Jumat (17/9/2021).

Dalam kesempatan itu, Romdani mengatakan bahwa almarhum bergabung di Rimbun Air sejak Januari 2021 dan dikenal sebagai pilot yang baik. Kini, pihaknya tengah mengurus semua hak almarhum. 

"Beliau join di kita (Rimbun Air) Januari 2021. Beliau cukup senior dan pilot yang baik dan bagus. Ada haknya, jumlahnya tidak bisa kita sebutkan, kita sedang urus ke pihak asuransi," ungkap Romdani.

Di sisi lain, pihaknya memastikan bahwa kondisi pesawat yang dibawa oleh almarhum H. Mirza ketika jatuh dalam kondisi baik. Pnyebab terjadinya musibah tersebut diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Bagus sekali. Baru datang dari Kanada Januari 2021 dengan equipment yang dilengkapi dengan standar Indonesia. Dan sangat sangat baik sekali. Untuk CVR sudah kami serahkan tadi dan kami tim kami di sana melakukan pengecekan detil dengan tim KNKT. Hasilnya nunggu dari tim KNKT," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini