Manajer Holywings Jadi Tersangka, Wagub Ariza: Jadi Pelajaran Buat Semua

Komaruddin Bagja, Sindonews · Jum'at 17 September 2021 19:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 17 338 2473097 manajer-holywings-jadi-tersangka-wagub-ariza-jadi-pelajaran-buat-semua-tycOuY1qjp.jpg Wagub DKI Ariza (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) angkat bicara soal ditetapkannya Manajer Holywings sebagai tersangka dalam kasus kerumunan oleh Polda Metro Jaya.

"Itu kan wilayah kewenangan daripada kepolisian. Kita hormati hukum yang ada dan berlaku. Prinsipnya kita ingin seluruh warga patuh taat dan disiplin melaksanakan prokes. Tentu bagi siapa saja yang melanggar yang punya tanggung jawab harus melaksanakan prokes. Kalau baik tentu harus dapatkan reward atau penghargaan," kata Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (17/9/2021).

Sebaliknya, kata Ariza, apabila melanggar prokes tentu harus mendapatkan sanksi.

"Sanksinya apa seperti yang sudah disampaikan mulai dari sanksi administrasi, kerja sosial, denda penutupan sementara, pencabutan izin sampai dengan pidana. Kami serahkan masalahnya kepada kepolisian dalam hal ini," tambahnya.

Politisi Partai Gerindra itu berharap kasus kerumunan di Holywings dapat menjadi pelajaran bagi semua.

Baca juga: Setelah Holywings, Pemprov DKI Tutup Kafe dan Restoran di Pantai Indah Kapuk

"Belum, mudah-mudahan ini menjadi pelajaran bagi semua supaya hati-hati , jangan menganggap enteng, jangan lalai , jangan kendor, jangan semua dianggap bisa diselesaikan dengan cara-cara sendiri. Semua kita punya aturan, punya hukum yang harus kita tegakan kita hormati bersama. Siapapun mari patuh taat pada hukum yang berlaku," ucapnya.

Sekadar informasi, Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, mengagendakan pemanggilan terhadap JAS selaku manajer Kafe Holywings Kemang, untuk diperiksa sebagai tersangka, pada Rabu (22/9/2021), pekan depan.

Baca juga: Vaksinasi di Rumah Ibadah, Wagub DKI: Agama Mengajarkan Hidup Sehat & Bersih

"Saat ini kami tetapkan satu tersangka untuk disidik, dan rencana akan dipanggil dimintai keterangan Rabu besok. Surat panggilan sebagai tersangka sudah dikirimkan," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat, Jumat (17/9/2021).

(fkh)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini