Ganjil Genap di Puncak, Kakorlantas: Sangat Bagus dan Efektif

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Sabtu 18 September 2021 14:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 18 338 2473320 ganjil-genap-di-puncak-kakorlantas-sangat-bagus-dan-efektif-hbqk37QSBt.jpg Kakorlantas Irjen Istiono (Foto: Putra R)

BOGOR - Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Istiono mengapresiasi pola pengaturan lalu lintas di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Hal ini tak lepas dari sinergitas yang dibentuk semua pihak.

"Bogor ini sudah turun dari Level 4 jadi Level 3, sekarang pertanyaannya bagaimana mengelola sehingga menjadi Level 2. Saya melihat sinergitas antara Polda, TNI dan Pemda sangat bagus sekali bagaimana mengatur pembatasan mobilitas," kata Istiono, di Simpang Gadog, Sabtu (18/9/2021).

 Baca Juga: Ganjil Genap Diberlakukan di Jalur Puncak, Exit Tol Ciawi Padat

Istiono mengatakan, setiap akhir pekan pihaknya selalu memonitor dan saling berkoordinasi dengan Menteri Perhubungan (Kemenhub) terkait kondisi di Jalur Puncak. Terlihat, bahwa perkembangan situasi di kawasan tersebut semakin ke arah membaik.

"Dari hari Minggu ke Minggu, saya ikuti terus. Kami pun tiap Minggu dengan Pak Menhub, Pak Menhub di Jepang pun masih koordinasi menginstruksikan memonitor bagaimana Puncak itu perkembangannya seperti apa dan kami laporkan kami koordinasikan. Ini sudah di-manage dengan baik oleh Polda, Provinsi maupun Kabupaten sangat sinergi pengaturannya polanya telah dilakukan evaluasi-evaluasi," bebernya.

Pada awal penurunan PPKM dari Level 4 menjadi Level 3, memang sempat terjadi lonjakan pengunjung yang membuat kepadatan di Jalur Puncak. Dari situ, dilakukan evaluasi oleh pihak-pihak terkait hingga muncul pilihan rekayasa ganjil genap kendaraan.

"Pertama diumumkan terjadi lonjakan sangat padat di Puncak, kemudian kita evaluasi dengan Dirjen Perhubungan dan dilakukan dengan konkret oleh Polda Jabar dengan ganjil genap. Sangat bagus, sangat efektif apa yang dilakukan Polda, Pemda dan Provinsi untuk me-manage Jalur Puncak," jelas Istiono.

Baca Juga:  Uji Coba Ganjil-Genap di Puncak Bogor, 22.556 Kendaraan Diputarbalikkan

Tak hanya itu, tambah Istiono, sistem pengaturan, penempatan personel dan kelengkapan sarana prasarana dan lainnya juga mendukung membaiknya kondisi Jalur Puncak. Artinya, kepadatan di kawasan tersebut bisa tertangani secara perlahan.

"Saya melihat manajemen pengaturan lalin bagus, baik penempatan personel tertata dengan baik, baik sarana prasarana sangat baik, baik pengaturan lailn, rekayasa, alternatif menuju Puncak ditata dengan baik. Besok ganjil sekarang genap, ketika turun atau di atas diatur sedemikian di-manage dengan bagus artinya tidak terjadi kepadatan yang mengganggu pelaku wisata dan masyarakat," tutupnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini