6 Tempat Usaha di Cengkareng Ditutup karena Langgar Prokes

Dimas Choirul, MNC Media · Sabtu 18 September 2021 18:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 18 338 2473401 6-tempat-usaha-di-cengkareng-ditutup-karena-langgar-prokes-g6pJzpoB58.jpg Tempat usaha di Cengkareng, Jakarta Barat ditutup karena langgar protokol kesehatan (Foto: Dimas Choirul)

JAKARTA - Sebanyak enam tempat usaha di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat ditindak petugas Satpol PP. Tempat usaha tersebut ditindak karena melanggar aturan protokol kesehatan (prokes).

Tempat usaha pertama yang ditindak adalah Angkringan Jogja yang berada di Jalan Semanan Indah Blok F6, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. 

Baca Juga:  Ketua Satgas Covid-19: Vaksinasi dan Pelaksanaan Prokes Harus Berjalan Berdampingan

Kemudian tempat usaha kedua yang ditindak adalah Cafe Geser Coffe yang berlokasi di Jalan Raya Duri Kosambi, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

"Kedua tempat usaha tersebut tidak sesuai prokes. Angkringan Jogja kita berikan sanksi penutupam 1×24 jam, sementara Geser Coffee kita berikan sanksi penutupan 3×24 jam," ujar Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Kasie Tantribum) Satpol PP Jakarta Barat, Ivand Sigiro dikonfirmasi Sabtu (18/9/2021).

Ivand melanjutkan, tempat usaha lain yang berikan penindakan adalah Dapur Pancong yang berada di Jalan Raya Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat dan Angkringan Duri Kosambi 5R yang berlokasi di Jalan Raya Duri Kosambi.

"Dapur Pancong kita berikan sanksi penutupan 3×24 jam, sementara Angkringan kita berikan sanksi penutupan 1×24 jam karena melebihi batas jumlah pengunjung," jelas Ivand.

Baca Juga: Langgar Prokes, Pengunjung Kafe di Bekasi Kocar-Kacir Dirazia Polisi

Selanjutnya adalah Half Way Cafe yang berlokasi di Outer Ringroad, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. Kemudian Kedai Opah Omah yang berlokasi di Outer Ringroad, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat juga dikenakan sanksi karena melanggar aturan prokes.

"Half Way hanya kita berikan sanksi teguran tertulis, sementara kedai kita berikan sanksi penutupan 1×24 jam," ungkapnya.

Meski angka kasus Covid-19 mulai membaik, Ivand tetap mengimbau kepada para pelaku usaha agar tetap mematuhi prokes sesuai dengan aturan yang berlaku selama PPKM. "Mohon kepada para pelaku usaha tak lengah dengan prokes," pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini