Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Turun Jadi 2.908

Komaruddin Bagja, Sindonews · Sabtu 18 September 2021 21:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 18 338 2473454 kasus-aktif-covid-19-di-jakarta-turun-jadi-2-908-nfBRwabGOg.jpg Ilustrasi (Foto: Sindonews)

JAKARTA - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 19.843 spesimen. 

"Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 17.660 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 200 positif dan 17.460 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 470 orang dites, dengan hasil 20 positif dan 450 negatif," kata Dwi di Jakarta, Sabtu (18/9/2021).

Baca Juga: Lakukan Pendekatan Persuasif, Pemprov DKI Sebut Denda Bagi Penolak Vaksin Belum Diperlukan

Lebih lanjut, Dwi menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 118.771 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 572.024 per sejuta penduduk.

"Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 50 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 2.908 (orang yang masih dirawat/ isolasi)," tambahnya.

Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 856.006 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Baca Juga:  Wagub DKI soal Hollywings: Jangan Anggap Enteng, Kita Ini Punya Aturan!

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 839.623 dengan tingkat kesembuhan 98,1%, dan total 13.475 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4%.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 1,3%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 14,1%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini