Heboh Petugas Diduga Arogan saat Tertibkan Pedagang di Stadion Pakansari, Ini Penjelasan Kasatpol PP

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Minggu 19 September 2021 14:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 19 338 2473620 heboh-petugas-diduga-arogan-saat-tertibkan-pedagang-di-stadion-pakansari-ini-penjelasan-kasatpol-pp-0tPKhluJHg.jpg Satpol PP diduga arogan saat tertibkan pedagang di Stadion Pakansari. (Tiktok)

BOGOR - Viral video di media sosial (medsos) menampilkan okum anggota Satpol PP yang diduga bertindak arogan saat menertibkan pedagang di kawasan Stadion Pakansari Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Video singkat berdurasi hanya 9 detik itu diunggah oleh akun Tiktok @hadighazian. Dalam video itu tampak seorang ibu-ibu berkerudung sedang adu mulut dengan anggota Satpol PP di pinggir jalan.

Sambil membawa termos air, ibu-ibu itu terlihat kesal terhadap anggota tersebut. Namun, tidak diketahui secara pasti perbincangan di antara keduanya.

Lalu, terlihat di video seorang pria berkaus putih hendak membela sang ibu sambil menunjuk anggota Satpol PP. Alhasil, anggota tersebut langsung mencekik sambil mendorong pria berbaju putih.

Dihubungi terpisah, Kasatpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridho, membenarkan pria berseragam dalam video itu adalah anggotanya. Peristiwa itu terjadi di kawasan Stadion Pakansari pada Sabtu 18 September 2021.

"Jadi gini, itu anggota (Satpol PP) pas tugas di Pakansari, karena di sana gak boleh digunakan untuk jualan. Itu biasa anggota melaksanakan tugas kemarin sore itu dari pagi tugas di sana," kata Agus, saat dihubungi MNC Portal, Minggu (19/9/2021).

Ia melanjutkan, saat itu anggotanya menemukan satu pedagang yang marah-marah saat ditertibkan. Hingga akhirnya terjadi cekcok mulut di antara mereka.

Baca Juga : 6 Fakta Kontroversi Gus Idris, Video Hoaks Ditembak hingga Pasangan Gancet

"Terus ada satu pedagang yang memang sudah diperingatkan dua kali, yang bersangkutan malah marah-marah. Sebetulnya video itu terpotong. Sebenarnya anaknya yang mendorong duluan ke anggota saya. Itu versi keterangan anggota saya ya. Jadi kepancing terus emosi karena situasinya dorong-dorongan, jadi emosi," ungkap Agus.

Ia menegaskan, gesekan itu tidak sampai terjadi aksi pemukulan. Kendati begitu, pihaknya tetap akan memberikan sanksi dan pembinaan kepada anggotanya untuk tetap humanis menjalankan tugas.

"Enggak ada pemukulan ya. Ke depan kita terus lakukan pembinaan dan mereka harus humanis. Ya harus bersabarlah ya walaupun di lapangan. Pasti kita kasih (sanksi). Ini lagi dirumuskan dulu, dari bidang pembinaan pemeriksaan dulu," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini