Ganjil-Genap di Ancol, 25 Kendaraan Diputarbalikkan

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Minggu 19 September 2021 17:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 19 338 2473692 ganjil-genap-di-ancol-25-kendaraan-diputarbalikkan-j5mhxhtEJn.jpg Ganjil-genap di kawasan Ancol Jakarta. (MNC Portal/Refi Sandi)

JAKARTA - Sebanyak puluhan kendaraan diputarbalikkan saat penerapan ganjil-genap di tempat wisata. Mobil dengan pelat genap diputarbalikkan petugas gabungan di Jembatan Goyang atau sebelum pintu masuk Timur Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara.

"Baru 25 kendaraan dari pukul 12.00 WIB sampai saat ini," ujar petugas yang enggan menyebutkan namanya di lokasi pengendalian ganjil-genap, Minggu (19/9/2021).

Berdasarkan pantauan MNC Portal di lokasi, tampak sejumlah petugas berjaga di titik pemeriksaan ganjil genap. Terlihat sejumlah mobil bernomor polisi genap dialihkan ke arah Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kemudian, terlihat juga ada petugas Dinas Perhubungan (Dishub) dan petugas dari pihak Ancol di lokasi.

"Maaf bapak, silakan putar balik karena nomor pelat bapak tidak sesuai," ujar salah satu petugas di lokasi.

Di titik penjagaan pun ditaruh plang biru pemberitahuan ganjil-genap. Pemberlakuan ganjil-genap ini diterapkan untuk kendaraan kecuali roda dua.

Sementara itu, kondisi arus lalu lintas di lokasi terpantau lancar dan tidak ditemukan kepadatan. Hanya, mobil berjalan pelan saat memasuki kawasan Ancol karena adanya pemeriksaan pelat mobil.

Sebagai informasi, ganjil-genap di kawasan wisata Ancol dan TMII diberlakukan sejak Jumat (17/9/2021). Ganjil-genap berlaku setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu setiap pukul 12.00 WIB hingga 18.00 WIB.

Ganjil-genap di lokasi wisata tertuang pada Instruksi Mendagri Nomor 42 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, dan Level 2 Coronavirus Disease 2019 di wilayah Jawa-Bali.

Baca Juga : Pemerintah Kaji Penerapan Ganjil-Genap di Kawasan Wisata Seluruh Indonesia

Selain itu, juga berdasarkan Kepgub Provinsi DKI Jakarta Nomor 1096 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 Coronavirus Disease 2019.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini