Wacana Pandemi Jadi Endemi, Ini Tanggapan Dinkes DKI Jakarta

Komaruddin Bagja, Sindonews · Selasa 21 September 2021 17:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 21 338 2474762 wacana-pandemi-jadi-endemi-ini-tanggapan-dinkes-dki-jakarta-wUsxcK8QkY.jpg Foto: Illustrasi Freepick

JAKARTA - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti menjawab soal adanya wacana Pandemi Covid-19 yang diharapkan segera berubah jadi endemi. Menurutnya, yang terpenting saat ini yaitu keselamatan warga Jakarta.

"Kita berharap tentunya itu bisa terjadi ya. Tetapi sekali lagi bahwa tetap apapun nanti statunya bahwa memastikan semua warga terlindungi melalui vaksinasi dan kita meniatkan 3T dan kita semua warga bersama dengan kita tetap menjaga terlaksananya 5M," kata Widyastuti di Jakarta, Selasa (21/9/2021).

Baca juga:  Hari Ini, Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Bertambah 3.263 Kasus

Ia pun menegaskan, ada beberapa indikator yang menjadi penilaian agar pandemi berubah menjadi endemi.

"Ada banyak indikator yang harus dilakukan sebagai contoh, DKI Jakarta dengan demam berdarah, itu kan karena setiap saat ada dan sudah menjadi bisa yang dikenadlikan sehingga dki jakarya untnuk demam berdarah menjadi daerah endemis demam berdarah, dimana setiap saat kasusnya ada dan bisa dikendalikan demham baik," tuturnya.

 Baca juga: Update Covid-19 di Indonesia Per 21 September 2021: Positif 4.195.958 Orang, 4.002.706 Sembuh dan 140.805 Meninggal

Sekadar informasi, Guru Besar Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI), Hasbullah Thabrany menyatakan di manapun di dunia, pandemi akan dapat berubah menjadi endemi. Namun, World Health Organization (WHO ) yang akan mengeluarkan standarnya.

“Kapan waktunya, WHO yang akan mengeluarkan standar tersebut,” katanya.

“Siapa pun bisa terkena penyakit endemi tersebut. Agar tidak tertular, sederhana. Pakai masker. Selain itu cuci tangan yang bersih, jaga jarak, dan selalu waspada menganggap orang di dekat kita berisiko membawa virus. Jadi disiplin diri adalah kuncinya,” tegas Hasbullah.

Diketahui sejak Maret 2020, WHO juga telah menetapkan Covid -19 sebagai pandemi akibat tingkat penyebarannya yang eksponensial secara global. Oleh karena itu, Covid -19 tidak dikategorikan sebagai epidemi karena tidak terbatas pada satu wilayah geografis semata.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini