2 Gengster di Bekasi Bentrok, 1 Anggota Kritis Kena Bacok

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Selasa 21 September 2021 20:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 21 338 2474862 2-gengster-di-bekasi-bentrok-1-anggota-kritis-kena-bacok-9KmAdkZVbf.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

BEKASI - Dua gengster di Bekasi terlibat bentrok. Geng Rauwsterdam dan Geng Groak297 bentrok di Jalan Arteri JORR Jatiwarna, Kelurahan Jatimelati, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi. Alhasil, tiga anggota gengster langsung diamankan petugas.

Peristiwa itu bentrokan itu yang terjadi pada Minggu 12 September 2021 lalu menelan korban hingga kritis karena luka bacokan senjata tajam.

”Dari kesaksian korban dan warga kami amankan tiga pelaku,” kata Kapolsek Pondok Gede, Kompol Puji Hardi, Selasa (21/9/2021).

Baca juga:  Kelompok Debt Collector Bentrok dengan Ormas, 2 Orang Terluka

Bentrokan itu bermula saat Geng Rauwsterdam mengadakan acara ulang tahun dari salah satu anggotanya yakni Gupong di daerah Centra Kota Jatibening. Saat nongkrong hingga pukul 04.00 WIB, Gupong mengajak kawanannya untuk menghampiri anak kampung sawah yang merasa ditantang.

Diwaktu yang bersamaan Gupong langsung mengirimkan Direct Massage (DM) melalui akun Gengsternya yang bernama Jatiagung 129 ke anak Kampung Sawah 1503. Setelah itu Geng Rauwsterdam mempersiapkan peralatan dengan membawa kayu dan celurit untuk berperang.

Baca juga:  Pemicu Bentrokan di Kampus Unkris yang Sebabkan 5 Mahasiswa Terluka

Kemudian Geng Rauwsterdam berangkat ke lokasi kejadian, lalu sesampainya geng itu di lokasi, ternyata sang lawan yakni Geng Groak297 juga telah bersiap untuk melakukan aksi tawuran. Alhasil, aksi tawuran antar gengster pecah di lokasi kejadian tersebut.

Bahkan, kata dia, Geng Groak297 telah menyalakan petasan, Serta saat itu juga Geng Rauwsterdam sempat mundur dan langsung melakukan aksi penyerangan kembali ke Geng Groak297. Namun, Geng Groak297 sempat berusaha melarikan diri, karena merasa kalah dalam tawuran itu.

Namun, kata dia, saat mereka melakukan aksi mundur ternyata salah seorang anggotanya yakni CHP turut tertinggal. Lalu Geng Rauwsterdam langsung menyerang korban CHP, hingga korban mengalami luka bacokan celurit.

”Korban luka bacok dan mengalami kritis,” ungkapnya.

Berbekal informasi korban dan saksi, petugas berhasil mengamankan tiga tersangka turut diamankan yakni P, F, dan K A. Adapun barang bukti yang diamankan diantaranya satu buah senjata tajam jenis Celurit, satu buah celana warna cream berlumuran darah dan 2 buah handphone.

Akibat perbutanya, atas kejadian ini ketiga pelaku dikenakan Pasal 170 KUHP Juncto Pasal 55 KUHP dengan hukuman penjara selama lima tahun. Kini, kasus ini masih pendalaman petugas.

”Masih terus kita dalami, kasus tawuran antar gengster ini,” tegasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini