Rampok dan Bacok Ibu-Ibu di Cipulir, Polisi: Pelaku Terlilit Utang

Ari Sandita Murti, Sindonews · Kamis 23 September 2021 17:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 23 338 2475897 rampok-dan-bacok-ibu-ibu-di-cipulir-polisi-pelaku-terlilit-utang-eIEfGjmT1m.jpg Kapolres Jaksel Kombes Pol Aziz (Foto: Ari Sandita)

JAKARTA - Polres Jakarta Selatan berhasil meringkus pria berinisial MT alias Musta'in (37) di kawasan Bangkalan, Madura, selaku pelaku perampokan sadis pada ibu-ibu bernama Titing (44) di Jalan SD Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah mengatakan bahwa pelaku nekat melakukan aksi jahatnya itu karena terlilit utang.

"Mengaku melakukan kejahatan itu karena utang pada temannya," ujarnya, Kamis (23/9/2021).

Azis menerangkan, pelaku terlilit utang karena kalah berjudi. Pelaku sendiri diketahui sudah kesekian kalinya melakukan aksi kriminalnya itu, terakhir dengan korban bernama Titing di Cipulir.

Pelaku juga memilih korbannya secara acak dan kebetulan korban melintas di lokasi.

Sebelum beraksi seorang diri, kata dia, pelaku sudah berkeliaran dahulu mencari korbannya. Saat bertemu korban Titing, pelaku membacoknya lantaran dia mencoba melawan dan mempertahankan barang berharganya itu.

Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Perampokan Sadis terhadap Emak-Emak di Cipulir

"Saat itu korban melintas, lalu didatangi pelaku untuk meminta beberapa barang berharga, salah satunya handphone, tapi korban ini tak mau menyerahkan barang tersebut sehingga pelaku melakukan pemaksaan dengan cara kekerasan, melukai pakai sajam yang membuat korban luka di telapak tangan robek, siku, dan lengannya karena menangkis," tuturnya.

Baca juga: Identitasnya Terungkap, Polisi Buru 2 Perampok Toko Emas di Bandung

Usai itu, kata dia, pelaku pun kabur sambil membawa handphone korban, kemudian korban yang terluka lalu dilarikan ke rumah sakit guna perawatan medis. Lalu, polisi membentuk tim untuk melacak pelaku hingga akhirnya pelaku diringkus di Bangkalan, Madura.

"Pelaku sudah tinggal di Cipulir selama 2 tahun, dia bekerja buruh kelapa, membantu orangtuanya menjual kelapa kesehariannya. Meski sudah beberapa kali melakukan kejahatan, baru kali ini pelaku tertangkap," katanya.

Baca juga: 2 Penadah Kasus Perampokan Sadis di Cipulir Ditangkap

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini