Pemprov DKI Genjot Vaksinasi Dewasa untuk Lindungi Anak di Bawah 12 Tahun

Antara, · Jum'at 24 September 2021 14:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 24 338 2476314 pemprov-dki-genjot-vaksinasi-dewasa-untuk-lindungi-anak-di-bawah-12-tahun-J4hZntV5tl.jpg Foto: Illustrasi Freepick

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggenjot vaksinasi masyarakat usia dewasa, untuk melindungi kelompok anak di bawah 12 tahun yang belum bisa divaksinasi Covid-19, termasuk masyarakat rentan seperti yang memiliki penyakit bawaan (komorbid).

"Vaksinasi tidak hanya melindungi diri sendiri, tapi upaya gotong royong untuk melindungi mereka yang belum divaksin karena usia, atau sebagian kecil karena alasan kesehatan," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI, Dwi Oktavia dalam seminar RS Adhyaksa di Jakarta, Jumat (24/9/2021).

Baca juga:  Jokowi Yakinkan Masyarakat Vaksin Covid-19 Aman dan Halal

Dia menjelaskan, semakin banyak masyarakat yang menjalani vaksinasi akan terbentuk kekebalan kelompok sehingga dapat menekan tingkat penularan Covid-19 pada kelompok anak di bawah 12 tahun yang belum bisa divaksin dan kelompok masyarakat rentan lainnya.

Menurut dia, saat ini ada sekitar 2,3 juta warga berdasarkan KTP DKI Jakarta yang belum terdata melakukan vaksinasi Covid-19.

Baca juga:  Pastikan Stok Aman, Pemerintah Kejar Target Vaksinasi 70% hingga Akhir Tahun Ini

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya kini melakukan pengawasan di bawah koordinasi Biro Pemerintahan DKI Jakarta untuk mendata cakupan vaksinasi per kelurahan.

Hingga saat ini, lanjut dia, berdasarkan data corona.jakarta.go.id, cakupan vaksinasi di tingkat kelurahan sudah di atas 60%, namun realisasi itu perlu ditingkatkan menjadi lebih tinggi dari 80%.

​​

Selain itu, lanjut dia, kolaborasi juga dilakukan bersama dengan lembaga dan organisasi untuk mempercepat vaksinasi dengan berbagai layanan di antaranya sentra vaksinasi, mobil keliling hingga memanfaatkan tempat umum seperti terminal dan stasiun kereta, tempat ibadah dan sekolah.

Pendaftaran vaksinasi juga dipermudah melalui layanan daring pada aplikasi Jakarta Kini (JaKi).

Sementara itu, proses vaksinasi juga masih terus berlangsung dengan realisasi total vaksinasi dosis satu hingga Kamis kemarin sebanyak 10,3 juta orang dari sasaran 8,94 juta. Adapun proporsi 64% merupakan warga ber-KTP DKI dan 36% warga KTP non DKI.

Sedangkan, total dosis dua mencapai 7,51 juta orang atau 84%, dengan proporsi 66% merupakan warga ber-KTP DKI dan 34% warga KTP non DKI.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini