Polisi Tangkap Sindikat Narkoba Antar-Pulau, 22 Kg Sabu dan Ganja Disita

Dimas Choirul, MNC Media · Jum'at 24 September 2021 16:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 24 338 2476406 polisi-tangkap-sindikat-narkoba-antar-pulau-22-kg-sabu-dan-ganja-disita-0ol2ufF2Zj.jpg Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri (foto: Okezone.com)

JAKARTA - Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat meringkus sembilan orang tersangka, kasus pengungkapan ganja dan sabu jaringan pulau Sumatera dan Jawa.

Dalam pengungkapan itu, polisi berhasil mengamankan sebanyak 22,3 kilogram ganja dan 22,2 kilogram sabu.

Kesembilan orang itu yakni USM (35), FR (24), RR (35), ADM (37), MI (25), PI (33), DG (23), RN (30) dan FP (31). Para tersangka berperan sebagai kurir narkotika.

Baca juga:  Kompak Bisnis Sabu, Pasutri dan Putri Cantiknya Digulung Polisi

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, pengungkapan narkotika ini dilakukan melalui jalur ekspedisi dan darat.

"Terdapat tujuh kasus pengungkapan narkotika jenis ganja dan sabu jaringan Sumatera melalui jalur ekspedisi," tutur Yusri di Polres Metro Jakarta Barat saat konferensi pers, Jumat (24/9/2021).

Baca juga:  3 Ton Heroin Disita di Pelabuhan, Total Nilai Capai Rp38 Triliun

Yusri menjelaskan, pengungkapan pertama terjadi pada 19 Juli 2021. Pihaknya meringkus tersangka ADM di sebuah kantor ekspedisi yang berada di Jalan S Parman, Jakarta Barat dan mengamankan dua paket sabu dengan berat 538 gram.

"Dari pengungkapan terhadap ADM, kita lalukan pengembangan," tuturnya.

Kemudian pada Kamis, 5-6 Agustus 2021 di wilayag bogor, Jawa Barat polisi berhasil meringkus DG (23) dan mengamankan lima paket sabu seberat 2,076 gram.

"Pada 25 Agustus di wilayah Cengkaeng, Jakarta Barat dilakukan penangkapan pada FR (24) dan MI (25) diamankan 1,000 gram ganja, selanjutnya dilakukan pengembangan di Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat didapatkan ganja seberat 500 gram," ucapnya.

Tak berhenti sampai disitu, polisi kemudian meringkus saudara RN (30) pada 7 September 2021. Dari tangan RN, polisi menyita narkotika jenis ganja seberat 3,131 gram.

Seminggu setelahnya atau 13 September 2021, polisi berhasil meringkus RR (35) dan mengamankan sebanyak 4,411 gram sabu melalui Ekspedisi di wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Berdasarkan hasil penyelidikan dan pengembangan ekspedisi di Jakarta Pusat, ternyata narkotika tersebut dikirim ke wilayah Turen, Malang, Jawa Timur," ujar Yusri.

Di Malang, pihaknya kemudian meringkus PI (33) dan mengamankan paket ganja sebesar 5,307 gram dan 5,000 gram paket ganja milik DPO LB (50).

Kemudian dalam pengembangan terakhir pada 16 September 2021 di wilayah Bekasi, Jawa Barat, pihaknya berhasil meringkus FP (31) dan mengamankan sebanyak 2,201 gram ganja dan 0,91 gram sabu.

Selain pengungkapan melalui jalur ekspedisi, lanjut Yusri, pihaknya juga mengungkap jaringan narkotika melalui jalur Darat atau Bus antar kota antar provinsi (AKAP) pada 4 September 2021 di Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur.

"Kami mengamankan saudara USM (35) dan menyita sebanyak 19 paket sabu seberat 19,658 gram," pungkasnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) sub pasal 112 ayat (2) sub pasal 111 ayat (2) junto pasal 132 UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman pidana paling lama 20 tahun.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini