BPBD DKI: Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Sabtu 25 September 2021 07:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 25 338 2476584 bpbd-dki-waspada-cuaca-ekstrem-di-jakarta-timur-dan-jakarta-selatan-xwKSSA8eKQ.jpg Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebut berdasarkan Prakiraan Cuaca Berbasis Dampak (IBF-Impact Based Forecast) BMKG, berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, dan tanah longsor. Dua wilayah di Ibu Kota masuk dalam level waspada cuaca ekstrem.

"Dari cuaca ekstrem dengan level WASPADA di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Detail informasi Prakiraan Berbasis Dampak BMKG tersebut dapat diakses melalui link berikut; https://signature.bmkg.go.id," tulis akun Instagram @bpbddkijakarta dikutip, Sabtu (25/9/2021). 

BPBD DKI mengimbau masyarakat agar waspada terhadap potensi cuaca ekstrem tersebut. Terutama ancaman banjir, banjir bandang, dan lain sebagainya.

"Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem (hujan secara sporadis, lebat dan durasi singkat, disertai petir dan angin kencang, bahkan hujan es) yang dapat berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung, terutama untuk masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi," lanjut BPBD DKI.

Kemudian, BPBD pun mengantisipasi dengan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Selain itu, masyarakat juga dapat memantau tinggi muka air (TMA).

"Warga diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan, salah satunya dengan membaca buku "Panduan Kesiapsiagaan Menghadapi Banjir bagi Masyarakat" melalui link http://tiny.cc/bukusakusiagabanjir. Informasi terkait Tinggi Muka Air dapat dimonitor melalui http://bpbd.jakarta.go.id/waterlevel/," jelasnya.

Baca juga: Jakarta Memasuki Musim Pancaroba, Ayo Siap Siaga!

"Jika terjadi keadaan darurat dapat menghubungi Call Center 112. Laporkan bila ditemukan genangan/ banjir melalui aplikasi JAKI dan peta bencana. Selain itu, kami akan membagikan peringatan dini melalui media sosial BPBD DKI Jakarta & Aplikasi JAKI," tambahnya. (qlh)

Lebih lanjut, BPBD DKI Jakarta terus mengimbau masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan. Sebab, pandemi Covid-19 belum usai.

"Kami mengimbau kepada seluruh warga Jakarta untuk tetap menerapkan 6M, yaitu Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, Mengurangi mobilitas, dan Menghindari makan bersama," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini